Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA –Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa dirinya tidak akan sepenuhnya berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga masa purnatugasnya. Meskipun akan sering berada di IKN, Jokowi menjelaskan bahwa ia akan tetap melakukan kunjungan ke berbagai daerah, dengan kemungkinan berangkat dari IKN. Hal ini diungkapkan Jokowi saat berkunjung ke Pasar Tradisional Delimas Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa, 10 September 2024.
Dalam keterangannya, Jokowi mengatakan, “Ngga, ngga, ngga (full berkantor di IKN), saya muter ke daerah tapi mungkin berangkatnya dari IKN begitu.” Pernyataan ini menandakan bahwa meskipun IKN menjadi pusat aktivitasnya, Presiden Jokowi tetap akan melaksanakan tugas-tugas kepresidenan dari berbagai lokasi di Indonesia.
Jokowi menjelaskan agenda yang akan dilakukannya saat berada di IKN, yang meliputi rapat dengan para menteri, menerima tamu-tamu penting, serta berinteraksi dengan investor yang tertarik berinvestasi di Indonesia. “Ya rapat dengan menteri, menerima tamu-tamu seperti biasanya, dan juga menemui beberapa investor yang masuk,” tambahnya. Agenda tersebut mencerminkan peran IKN sebagai pusat administratif dan bisnis baru Indonesia, di mana berbagai keputusan strategis akan diambil.
Terkait dengan mobilitasnya, Jokowi mengungkapkan ketidakpastian mengenai penggunaan bandara baru di IKN. “Ya nanti kita lihat kondisinya kalau bandara baru bisa terbang ya dari bandara baru, kalau ndak ya dari Balikpapan,” ujarnya. Pernyataan ini menandakan bahwa penggunaan bandara baru akan bergantung pada kesiapan fasilitas tersebut, dan Jokowi tidak menutup kemungkinan untuk menggunakan bandara di Balikpapan sebagai alternatif.
Sebelumnya, Jokowi dijadwalkan untuk mulai berkantor secara penuh di IKN pada hari ini, 10 September, hingga 19 Oktober 2024. Kasetpres Heru Budi Hartono juga mengonfirmasi bahwa Jokowi akan memulai rutinitas berkantor di IKN hari ini. Namun, jadwal tersebut mengalami perubahan karena Presiden Jokowi harus menghadiri pertandingan Timnas Indonesia melawan Australia di Gelora Bung Karno (GBK) malam ini. Hal ini menunjukkan fleksibilitas Jokowi dalam menyesuaikan jadwal kepresidenan dengan agenda-agenda penting lainnya.
Kebijakan Presiden Jokowi untuk tidak sepenuhnya berkantor di IKN hingga masa purnatugas mencerminkan pendekatan pragmatis dalam mengelola waktu dan kegiatan kepresidenan. Dengan tetap melakukan kunjungan ke berbagai daerah dan mempertahankan mobilitas yang tinggi, Jokowi berupaya memastikan bahwa IKN berfungsi secara optimal sebagai pusat pemerintahan, sambil tetap menjaga konektivitas dan responsivitas terhadap kebutuhan seluruh wilayah Indonesia.
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL