DPR Desak Pemerintah Tak Diam Soal WNI di Kapal Kemanusiaan yang Ditahan Israel
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
MEDAN – Pagi ini, suasana di depan Polrestabes Medan tampak ramai dengan antrean panjang yang melibatkan seratusan warga. Mereka berkumpul untuk mengurus dokumen syarat pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024, khususnya Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), yang merupakan salah satu persyaratan utama untuk mengikuti seleksi.
Antrean dimulai sejak pukul 06.30 WIB, jauh sebelum kantor layanan SKCK dibuka. Meskipun telah menunggu selama lebih dari tiga jam, proses pengurusan SKCK belum juga dimulai. “Udah antre jam 06.30 WIB tadi, tapi ini jam 9.30 WIB pun belum mulai, katanya masih apel,” ungkap Indah Saragih, salah seorang warga yang berdomisili di Medan Perjuangan. Indah mengungkapkan kekhawatirannya mengenai waktu tunggu yang cukup lama dan berharap prosesnya segera dimulai agar ia dapat menyelesaikan urusan administrasinya.
Indah, yang kali ini mendaftar sebagai calon pegawai negeri di lingkup Pemprov Sumut, tampak memegang berkas-berkas penting yang diperlukan untuk pengurusan SKCK. Dokumen yang dibawa mencakup fotokopi Kartu Keluarga (KK), fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP), akta kelahiran, dan pas foto. “Sebelumnya udah daftar dulu online, baru inilah bawa berkas-berkas seperti fotokopi KK, fotokopi KTP, akta kelahiran, sama pas foto,” jelasnya.
Ini merupakan kali ketiga Indah mendaftar CPNS. Setiap tahun, ia terus mencoba dengan harapan dapat lulus seleksi dan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). “Udah tiga kali lah sama ini daftar, dua kali kalah, semoga ini bisa lulus lah biar jadi PNS,” ujar Indah dengan penuh harapan.
Tak jauh dari Indah, warga Medan Baru, Arden, juga terlihat mengikuti antrean untuk pengurusan SKCK. Arden, yang kali ini berusaha mendapatkan SKCK untuk keperluan pendaftaran CPNS, bahkan harus izin dari tempat kerjanya untuk mengurus dokumen tersebut. “Hari ini izin sakit dari kantor mau urus SKCK daftar PNS. Semoga cepat siap lah biar bisa langsung daftar, udah kali keempat coba ini,” ucap Arden, mengungkapkan ketekunannya dalam mencoba peruntungan di dunia birokrasi.
Kondisi antrean yang panjang dan proses yang lambat menjadi tantangan tersendiri bagi para pendaftar. Mereka berharap pihak kepolisian dapat meningkatkan efisiensi pelayanan agar proses pengurusan dokumen dapat berjalan lebih lancar dan cepat. Mengingat pentingnya SKCK sebagai salah satu persyaratan pendaftaran CPNS, banyak warga yang bersedia menunggu berjam-jam demi memenuhi persyaratan tersebut.
Pengurusan SKCK yang dihadapi oleh warga Medan ini mencerminkan antusiasme dan keseriusan masyarakat dalam berkompetisi untuk mendapatkan posisi sebagai PNS. Sementara itu, pihak Polrestabes Medan diharapkan dapat memperbaiki sistem pelayanan agar tidak ada lagi warga yang harus menunggu terlalu lama dalam antrean panjang.
(K/09)
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL
JAKARTA Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengingatkan pelaku industri migas nasional untuk meningkatkan ke
EKONOMI
MEDAN Direktur Utama PT Prima Alloy Steel Universal (PASU) Tbk, Djoko Sutrisno, kembali menegaskan bahwa perkara dugaan korupsi penjuala
HUKUM DAN KRIMINAL