BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

Anggota Satpol PP Lamongan Panjat Tiang Bendera, Perbaiki Pengait yang Lepas

BITVonline.com - Sabtu, 17 Agustus 2024 10:57 WIB
Anggota Satpol PP Lamongan Panjat Tiang Bendera, Perbaiki Pengait yang Lepas
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

LAMONGAN –Pada Sabtu, 17 Agustus 2024, upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Lapangan Penanjan, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Namun, di tengah upacara tersebut, terjadi insiden yang memerlukan keberanian dan ketangkasan seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Lamongan, Abdul Ghofur.

Cerita berawal saat tiga anggota Paskibraka dengan sigap melakukan prosesi pengibaran bendera Merah-Putih. Upacara tersebut diiringi oleh lagu kebangsaan “Indonesia Raya,” dan pengibaran bendera sepertinya berjalan lancar. Bendera sudah berada di ujung tiang, dan lagu pun telah selesai. Namun, tiba-tiba, terjadi insiden ketika tali pengait bendera terlepas dari posisinya di atas tiang.

Ketika insiden ini terjadi, semua mata tertuju pada upacara yang sedang berlangsung. Camat Paciran, Samian, menggambarkan situasi dengan jelas. “Terjadi insiden di mana petugas hampir saja menyelesaikan pengibaran bendera. Bendera sudah berada di ujung tiang dan lagu Indonesia Raya juga sudah selesai, tiba-tiba bendera terlepas dari pengaitnya,” ujarnya.

Dalam situasi yang mendesak tersebut, Abdul Ghofur menunjukkan kepemimpinan dan keberanian yang luar biasa. Dengan penuh keberanian dan tanpa ragu, Ghofur mengambil inisiatif untuk memanjat tiang bendera yang tingginya mencapai puncak. Aksinya yang berani ini berhasil menyelamatkan upacara dari kemungkinan ketidakselesaian. Dia memanjat tiang bendera hingga ke atas dan dengan cepat mengambil tali pengait yang lepas.

Tindakan heroik Abdul Ghofur ini menyita perhatian para peserta upacara dan memicu tepuk tangan meriah dari mereka. Momen tersebut merupakan salah satu contoh nyata dari dedikasi dan semangat pengabdian seorang petugas publik. Setelah berhasil menurunkan diri dari tiang, Ghofur kembali dengan tali pengait yang terlepas dan memberikan tali tersebut kepada petugas TNI serta anggota Paskibraka yang membantu memasang kembali bendera.

Camat Paciran, Samian, menyanjung tindakan Ghofur dengan penuh rasa terima kasih. “Kemudian staf kami, Satpol PP ini, dengan semangat dan jiwa heroiknya tiba-tiba secara spontan memanjat tiang dan mengambil tali yang ada di atas. Kemudian diberikan kepada petugas dan bendera bisa berkibar lagi dengan sempurna,” ungkap Samian.

Tindakan Abdul Ghofur ini tidak hanya menyelamatkan upacara bendera, tetapi juga menegaskan pentingnya keberanian, kepemimpinan, dan tanggung jawab dalam setiap aspek pekerjaan. Upacara tersebut akhirnya berhasil diselesaikan dengan bendera Merah-Putih berkibar megah di atas tiang, melambangkan kemerdekaan dan kebanggaan bangsa Indonesia.

Cerita ini menggambarkan bagaimana momen kecil bisa menjadi sangat berarti ketika dihadapi dengan tekad dan semangat. Abdul Ghofur menjadi simbol keberanian dan dedikasi, dan kisahnya akan diingat sebagai bagian penting dari perayaan HUT ke-79 Republik Indonesia di Kabupaten Lamongan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru