Kasus Ijazah Jokowi Bergulir, Polisi Periksa 130 Saksi dan 25 Ahli, Uji Forensik Dilakukan
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
CIANJUR -Harga komoditas selada di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami lonjakan drastis hingga empat kali lipat dalam sebulan terakhir.
Jika sebelumnya harga per kantong besar hanya berkisar Rp50.000, kini petani menjualnya hingga Rp200.000 per kantong, bahkan mencapai Rp350.000 di tangan tengkulak.
Kenaikan harga ini disebabkan oleh menurunnya produktivitas panen akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Pasokan yang terbatas mendorong harga merangkak naik, mencetak rekor tertinggi sepanjang tahun 2025.
Enang Ipal, seorang petani selada dari kawasan Perkebunan Tunggilis, Kecamatan Pacet, mengaku bahwa hasil panennya kini hanya 20–30 kantong per musim, jauh menurun dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 45–50 kantong.
"Dulu harga hanya Rp50.000 per kantong. Sekarang bisa sampai Rp200.000. Panennya pun berkurang," kata Enang saat ditemui, Senin (9/6/2025).
Di tingkat tengkulak, harga selada melonjak ke Rp250.000–Rp300.000 per kantong, bahkan beberapa melaporkan bisa tembus Rp350.000, tergantung kualitas dan permintaan.
Bobot selada per kantong pun ikut turun, dari biasanya 9–10 kg menjadi sekitar 7,5–8 kg.
Dampak langsung dari kelangkaan dan tingginya harga di tingkat petani membuat harga di pasar tradisional Cianjur ikut terdongkrak.
Di Pasar Muka, harga selada kini menyentuh Rp40.000–Rp60.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp25.000–Rp30.000.
"Sekarang Rp60.000 sekilo, padahal biasanya cuma Rp25.000. Banyak pelanggan ngeluh, katanya kemahalan," ujar Yudi, pedagang sayuran di Pasar Muka.
Tingginya harga ini menurunkan daya beli masyarakat. Selada yang biasa dijadikan lalapan atau pelengkap sajian makanan kini mulai ditinggalkan. Apalagi dengan Iduladha yang semakin dekat, masyarakat lebih memilih kebutuhan pokok lainnya.
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraa
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembangunan jembatan baru di Jalan Adi Sucipto, Ga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan kritik terhadap kebijakan pemerintah tidak semestinya dibalas dengan laporan
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti fenomena meningkatnya kritik publik yang justru berujung pada pelaporan k
POLITIK
MEDAN Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap menilai isu terkait Partai NasDem yang disebut bakal merger dengan pihak lain sebagai nara
POLITIK
JAKARTA Koordinator Masyarakat AntiKorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas
NASIONAL
JAKARTA Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang,
NASIONAL
JAKARTA Kinerja sektor pertanian Indonesia menunjukkan tren positif dengan lonjakan ekspor dan penurunan impor dalam beberapa waktu tera
EKONOMI
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim resmi melantik 11 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II di
PEMERINTAHAN