Harga Pangan Naik di Akhir Pekan: Daging Sapi, Beras, hingga Minyak Goreng Kompak Menguat
JAKARTA Sejumlah harga bahan pangan strategis terpantau mengalami kenaikan pada Minggu, 19 April 2026. Kenaikan terutama terjadi pada ko
EKONOMI
CIANJUR -Harga komoditas selada di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami lonjakan drastis hingga empat kali lipat dalam sebulan terakhir.
Jika sebelumnya harga per kantong besar hanya berkisar Rp50.000, kini petani menjualnya hingga Rp200.000 per kantong, bahkan mencapai Rp350.000 di tangan tengkulak.
Kenaikan harga ini disebabkan oleh menurunnya produktivitas panen akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.
Pasokan yang terbatas mendorong harga merangkak naik, mencetak rekor tertinggi sepanjang tahun 2025.
Enang Ipal, seorang petani selada dari kawasan Perkebunan Tunggilis, Kecamatan Pacet, mengaku bahwa hasil panennya kini hanya 20–30 kantong per musim, jauh menurun dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 45–50 kantong.
"Dulu harga hanya Rp50.000 per kantong. Sekarang bisa sampai Rp200.000. Panennya pun berkurang," kata Enang saat ditemui, Senin (9/6/2025).
Di tingkat tengkulak, harga selada melonjak ke Rp250.000–Rp300.000 per kantong, bahkan beberapa melaporkan bisa tembus Rp350.000, tergantung kualitas dan permintaan.
Bobot selada per kantong pun ikut turun, dari biasanya 9–10 kg menjadi sekitar 7,5–8 kg.
Dampak langsung dari kelangkaan dan tingginya harga di tingkat petani membuat harga di pasar tradisional Cianjur ikut terdongkrak.
Di Pasar Muka, harga selada kini menyentuh Rp40.000–Rp60.000 per kilogram, padahal sebelumnya hanya Rp25.000–Rp30.000.
"Sekarang Rp60.000 sekilo, padahal biasanya cuma Rp25.000. Banyak pelanggan ngeluh, katanya kemahalan," ujar Yudi, pedagang sayuran di Pasar Muka.
Tingginya harga ini menurunkan daya beli masyarakat. Selada yang biasa dijadikan lalapan atau pelengkap sajian makanan kini mulai ditinggalkan. Apalagi dengan Iduladha yang semakin dekat, masyarakat lebih memilih kebutuhan pokok lainnya.
Jika di Cianjur saja harga sudah setinggi ini, maka di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, harga selada diperkirakan akan jauh lebih tinggi karena tambahan biaya distribusi dan logistik.*
(bs/j006)
JAKARTA Sejumlah harga bahan pangan strategis terpantau mengalami kenaikan pada Minggu, 19 April 2026. Kenaikan terutama terjadi pada ko
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stagnan pada perdagangan Minggu, 19 April 2026. Berdasarkan
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengajak masyarakat menghapus stigma dan diskriminasi terhadap anak dengan down syndrome dalam
PEMERINTAHAN
JAKARTA PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mengakui adanya kelengahan dalam kasus dugaan penggelapan dana anggota Credit Unio
NASIONAL
JAKARTA PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk memastikan proses pengembalian dana milik anggota Credit Union (CU) Paroki Aek Nabara, La
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kode redeem Free Fire (FF) terbaru kembali dirilis pada Minggu, 19 April 2026.Kode ini menjadi bentuk apresiasi kepada pemain ya
ENTERTAINMENT
ACEH BESAR Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baitul Arqam menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) bertema Mengajar d
PENDIDIKAN
NIAS UTARA Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah barat daya Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, pada Minggu (19/4/2026) pukul 03.06 WI
PERISTIWA
MEDAN Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan melepas peserta Smartfren Fun Run 2026 yang digelar di Jalan Pulau Pinang, Kecamatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta Fraksi PDIP DPR untuk mengkritisi langkah Bupati Malang HM Sanusi yan
POLITIK