Detil Foto Ijazah Diberondong Pertanyaan, Dokter Tifa Tanya Sepupu Jokowi: Kapan Beliau Berkumis?
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mencecar saksi Dumatno Budi Utomo mengenai kebiasaan Presiden ke7 RI Joko Widodo (
NASIONAL
JAKARTA – Harga Bitcoin terus menunjukkan penguatan signifikan.
Pada perdagangan Senin (14/7/2025), aset kripto terbesar di dunia ini naik 1,4% dalam 24 jam terakhir, menyentuh level US$119.451 atau sekitar Rp1,938 miliar.
Kenaikan ini semakin mendekatkan Bitcoin ke target psikologis US$120.000, yang diyakini akan segera terwujud dalam waktu dekat.
Volume perdagangan Bitcoin juga melonjak 10,29% menjadi US$51 miliar, sementara kapitalisasi pasar kini berada di US$2,37 triliun, menurut data per pukul 09.30 WIB.
Lonjakan ini terjadi meski tekanan global akibat tarif impor baru Amerika Serikat terhadap Meksiko dan Uni Eropa terus meningkat di bawah kebijakan Presiden Donald Trump.
Katalis positif utama datang dari arus masuk dana ke instrumen Bitcoin ETF spot, yang tercatat sangat kuat dalam dua hari perdagangan terakhir.
Berdasarkan data Farside Investors, nilai net inflow ETF spot mencapai US$1,17 miliar pada 10 Juli dan US$1,02 miliar pada 11 Juli 2025.
Secara kumulatif, total arus masuk sepanjang tahun ini telah menembus US$52,33 miliar.
Dalam sepekan terakhir, Bitcoin mencatat kenaikan hampir 9,5%, mempertegas tren bullish yang telah terjadi sejak awal tahun.
Berdasarkan data CoinGecko, harga BTC sudah naik 100% dalam 12 bulan terakhir, menghadirkan keuntungan signifikan bagi para investor yang bertahan.
Optimisme pasar terhadap Bitcoin pun semakin menguat.
Katie Stockton, pendiri dan managing partner Fairlead Strategies, memproyeksikan bahwa harga BTC akan terus merangkak naik hingga menyentuh US$134.500 dalam waktu dekat, mengacu pada analisis teknikal dan pola breakout yang terbentuk.
"Level US$120.000 bukan lagi soal 'jika', melainkan 'kapan'. Momentum pasar dan arus dana besar terus mendukung arah kenaikan," ujar Stockton dalam laporannya.
Kenaikan Bitcoin kali ini menjadi semakin penting karena terjadi di tengah ketidakpastian makroekonomi global.
Investor global cenderung mengalihkan dana ke aset lindung nilai seperti kripto, khususnya Bitcoin, sebagai respons atas gejolak geopolitik dan ancaman perlambatan ekonomi akibat kebijakan perdagangan baru.*
(bb/a008)
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mencecar saksi Dumatno Budi Utomo mengenai kebiasaan Presiden ke7 RI Joko Widodo (
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI merespons rencana Malaysia membawa isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta mendorong p
INTERNASIONAL
JAKARTA Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 333.470 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) secara kumulatif di wilayah terda
NASIONAL
JAKARTA Sebanyak 336 investor global meminta penjelasan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait langk
EKONOMI
BINJAI Polres Binjai bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menertibkan 12 lokasi yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tujuh dari delapan tersangka dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangun
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mempertimbangkan untuk melaporkan politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dia
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dian Sandi Utama, saksi yang mengunggah foto yang disebut sebagai ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) di media sosial X
NASIONAL
MEDAN Polda Sumatera Utara mengamankan dua pria berinisial DAC (22) dan AAL (20) yang diduga terlibat dalam penembakan Donny alias Donny
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah perusahaan asing dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di
NASIONAL