Dihantam Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Aceh Timur, TNI-Polri dan Warga Turun Tangan
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama dengan Satgas Pangan dan Kepolisian RI tengah menyelidiki dugaan praktik kecurangan pada 212 merek beras yang beredar di pasaran. Pemeriksaan ini dilakukan menyusul temuan anomali harga dan distribusi beras di berbagai daerah.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa per 10 Juli 2025, pihaknya telah memanggil 10 perusahaan yang diduga terlibat dalam pelanggaran tersebut.
"10 perusahaan sudah dipanggil dan 26 merek telah diperiksa. Dalam 1–2 bulan ke depan, jumlah ini akan bertambah menjadi 40 merek. Dari laporan kami, 80 hingga 90 persen dari mereka mengakui telah melakukan kecurangan," ujar Amran melalui Suatu kanal YouTube Jumat (18/7).
Amran menyebut bahwa alasan utama kecurangan adalah faktor ekonomi dan keuntungan. Namun demikian, semua perusahaan yang dipanggil bersikap kooperatif dan tidak ada yang mangkir.
Kementan mulai menyelidiki kasus ini setelah muncul anomali harga dalam data inflasi. Harga beras di tingkat penggilingan dilaporkan menurun, namun harga di tingkat konsumen justru naik signifikan.
"Kami kaget ketika melihat data inflasi. Di satu sisi, harga di penggilingan turun, tapi konsumen merasakan kenaikan. Di saat bersamaan, Cipinang melaporkan kekurangan pasokan, padahal logika distribusi tidak mendukung," jelasnya.
Pasokan harian yang biasanya 2.000–3.000 ton tiba-tiba melonjak menjadi 11.000 ton dalam sehari, yang menurut Amran merupakan indikasi penyimpangan dalam rantai distribusi.
Hasil Pemeriksaan Lab: 86 Persen Tak Sesuai Standar
Amran juga menyampaikan bahwa pihaknya telah menguji 268 sampel beras di 13 laboratorium berbeda yang tersebar di 10 provinsi penghasil beras utama.
"Dari total sampel yang diperiksa, 86 persen tidak sesuai standar," ujarnya.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga integritas pangan nasional dan memastikan beras yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak.
Kementan akan terus menelusuri dan mengusut seluruh pihak yang terlibat. Jika ditemukan pelanggaran hukum, maka pelaku akan diproses sesuai dengan peraturan yang berlaku.*
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membahas percepatan pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpengha
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendukung rakyat Palestina hingga hak menentukan nasib sendiri
INTERNASIONAL
MEDAN PSMS Medan akan menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 malam ini, Minggu (27/9/2026). Laga
OLAHRAGA
JAKARTA Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S hingga kini masih menjadi salah satu episode penting dalam sejarah Indonesia. Salah
NASIONAL
DELI SERDANG, BITV Warga Dusun II, Gang Buntu, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meng
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah telah memblokir 659.419 rekening yang diduga berkaitan dengan aktivitas keuangan ilegal hingga 31 Agustus 2026. Pemblok
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Andre Rosiade menyebut Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution sebagai sosok
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pakar hukum Denny Indrayana mengatakan gugatan yang diajukannya terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstit
POLITIK
YOGYAKARTA Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM dan menyatakan memiliki a
POLITIK