Makna Spiritual Idul Fitri: Jangan Hanya Pakaian Baru dan Hidangan, Lakukan Muhasabah
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
JAKARTA – Presiden RI Prabowo Subianto memanggil sejumlah pejabat tinggi negara ke Istana Negara, Rabu malam (30/7/2025), untuk membahas temuan serius terkait pelanggaran terhadap standar mutu beras premium dan medium di pasaran. Pertemuan berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB.
Dalam unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet, pertemuan tersebut dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, serta Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden secara khusus membahas temuan mengenai distribusi dan mutu beras yang tidak sesuai dengan ketentuan, yang dikhawatirkan berdampak pada keamanan pangan nasional serta kepercayaan publik terhadap kualitas beras di pasar domestik.
"Salah satu isu utama yang dibahas dalam pertemuan ini adalah penertiban pasokan beras, serta temuan pelanggaran standar mutu beras premium dan medium di pasaran," ujar Teddy dalam keterangannya, Kamis (31/7).
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menekankan pentingnya penegakan hukum dan tindakan tegas terhadap pelaku pelanggaran, agar tidak terjadi penyimpangan berulang yang dapat merugikan masyarakat.
"Kepala Negara memberikan arahan yang jelas, bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pihak-pihak yang melakukan pelanggaran. Proses penegakan hukum harus dijalankan secara adil dan menyeluruh," tegas Teddy.
Diketahui, dalam beberapa pekan terakhir, isu beras oplosan dan pelanggaran labelisasi mutu menjadi perhatian publik, seiring dengan meningkatnya pengawasan terhadap kualitas dan distribusi bahan pangan strategis.
Kejaksaan Agung bahkan telah memeriksa sejumlah produsen terkait dugaan pencampuran beras subsidi dengan beras komersial.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk melindungi hak konsumen dan menjaga stabilitas pangan nasional dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pengawasan dan penindakan.*
(sn/a008)
BANDA ACEH Mudir Pondok Tahfizd Ihya&039ul Qur&039an (PTIQ) Blang Oi, Ustaz Abdurrahim Abu Zubaidah, mengajak umat Islam tidak hanya
AGAMA
BANDA ACEH Ribuan warga Banda Aceh dan sekitarnya memadati jalanjalan protokol kota untuk mengikuti Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijria
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan masyarakat Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, memad
NASIONAL
MEDAN Memasuki hari kedua Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (22/03/2026), Plaza Medan Fair dipadati pengunjung yang ingin menghabiskan wak
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah bersama warga di Masjid Darussalam, Desa Simpang Empat
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemulihan pascabencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, telah mencapai
NASIONAL
ACEH TAMIANG Presiden Prabowo Subianto melaksanakan Salat Idul Fitri di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Sabtu, 21 Maret 2026. Kehadiran Pr
NASIONAL
PADANGSIDIMPUAN Ribuan warga memadati Masjid Agung Al Abror, Padangsidimpuan, Sumatera Utara, untuk melaksanakan Salat Idul Fitri, Sabtu
NASIONAL
BANDA ACEH Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau dikenal Mualem, membagikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada warga melalui timnya di Meuligo
NASIONAL
ACEH TAMIANG Menutup bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, bersama Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavi
PEMERINTAHAN