Malaysia Kukuhkan Kemenangan 3-0 Atas Singapura di Piala AFF U19
MEDAN Malaysia akhirnya mengukuhkan kemenangan telak di babak kedua dengan skor 30 atas Singapura pada kaga Piala AFF U19 tahun 2026, yan
OLAHRAGA
JAKARTA — Rencana pemerintah untuk menyederhanakan klasifikasi beras di pasar nasional dengan menghapus kategori medium dan premium menuai perhatian dari para pengamat pertanian.
Kebijakan ini dinilai bisa berdampak pada ekosistem produksi beras nasional, khususnya bagi penggilingan padi skala kecil yang mendominasi industri perberasan Indonesia.
Pengamat pertanian dari Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Khudori, menyampaikan bahwa wacana penyederhanaan klasifikasi perlu mempertimbangkan struktur pelaku industri, terutama kapasitas dan keterbatasan penggiling padi kecil.
"Penggilingan padi kecil tidak mampu menghasilkan beras kualitas baik berbiaya rendah. Mereka mengalami kehilangan hasil tinggi, banyak butir patah, rendemen rendah, serta tidak mampu menjaga higienitas produk," ujar Khudori dalam keterangannya, Kamis (31/7).
Sebaliknya, lanjutnya, penggilingan padi besar atau yang sudah terintegrasi memiliki kemampuan memproduksi beras berkualitas tinggi dengan efisiensi biaya dan hasil produksi yang jauh lebih optimal.
Data terbaru menunjukkan bahwa dari sekitar 169.000 unit penggiling padi di Indonesia, 95% di antaranya merupakan penggiling skala kecil, hanya sekitar 4,32% tergolong menengah, dan 0,62% sisanya merupakan penggiling besar.
Menurut Khudori, dominasi penggilingan kecil merupakan warisan dari kebijakan era 1970-an ketika konsumen masih menganggap beras sebagai komoditas homogen, tanpa diferensiasi kualitas atau merek.
Namun dalam dua dekade terakhir, preferensi konsumen mengalami perubahan signifikan.
Beras kini dipandang sebagai produk heterogen, dinilai dari varietas, kualitas, rasa, kemasan, hingga brand, yang menjadikannya komoditas bernilai tambah tinggi.
"Kini, beras premium dengan beragam merek memiliki pangsa pasar sekitar 30% dari konsumsi nasional. Kebijakan penyederhanaan klasifikasi harus mempertimbangkan perubahan ini secara serius," tambah Khudori.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Zulkifli Hasan, menyatakan bahwa pemerintah telah menyepakati penghapusan klasifikasi beras medium dan premium.
Menurutnya, kebijakan ini diambil sebagai langkah menindaklanjuti maraknya praktik pengoplosan beras oleh sejumlah pelaku usaha.
MEDAN Malaysia akhirnya mengukuhkan kemenangan telak di babak kedua dengan skor 30 atas Singapura pada kaga Piala AFF U19 tahun 2026, yan
OLAHRAGA
MEDAN Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menanggapi polemik terkait biaya akomodasi peserta Piala AFF U19 2026 yang digelar
OLAHRAGA
JAKARTA Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menilai pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan D
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memblokir sejumlah aset milik Bupati nonaktif Pekalongan, Fadia Arafiq, dalam proses penyidik
HUKUM DAN KRIMINAL
NIAS SELATAN Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,6 mengguncang wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada Selasa (2/6/2026)
PERISTIWA
MEDAN Solidaritas Aksi Lintas Mahasiswa (SALAM) kembali menggelar unjuk rasa di depan Mapolda Sumatera Utara (Sumut), Selasa (2/6/2026).
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi dipercaya menjadi tuan rumah Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke42 tahun 2026. Kegiatan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Istana Kepresidenan memastikan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak akan mengganggu pelaksanaan program Makan Ber
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan DPR RI mengapresiasi keputusan Presiden Prabowo Subianto yang melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN),
POLITIK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatanny
PEMERINTAHAN