Erick Thohir Tetap Apresiasi Timnas U-19 Usai Gagal ke Final, Soroti Minimnya Jam Terbang
JAKARTA Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap memberikan respons positif terhadap penampilan Timnas Indonesia U19 meski harus tersingkir d
OLAHRAGA
MEDAN — Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, menyambut positif rencana PT Danareksa (Persero) untuk mengembangkan kawasan industri di provinsi ini dengan beralih ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Hal ini sejalan dengan instruksi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menginginkan pembangunan KEK di setiap provinsi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Gubernur Bobby menyatakan bahwa pengembangan kawasan industri di Sumut sangat diperlukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, diiringi dengan peningkatan investasi.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan, Jumat (8/8/2025), Bobby menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.
"Kami sangat mendukung pengembangan kawasan industri di Sumut. Ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang sejalan dengan upaya peningkatan investasi, yang tentunya akan berdampak positif pada perekonomian daerah maupun nasional," ujar Bobby.
Menurut Bobby, Provinsi Sumut menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 7,6% pada 2029, dan Danareksa diharapkan dapat berperan penting dalam mencapai target tersebut.
Dalam hal ini, Danareksa diharapkan tidak hanya berfokus pada pengembangan kawasan industri, tetapi juga mampu menarik lebih banyak investor untuk berinvestasi di Sumut.
"Untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut, kami berharap Danareksa dapat memfasilitasi kedatangan lebih banyak investor, serta mendukung kami dalam menyediakan kemudahan perizinan dan stimulus bagi mereka," tambah Bobby.
Pemprov Sumut sendiri, lanjut Bobby, sudah siap memberikan kemudahan dalam proses perizinan untuk investor yang berencana berinvestasi di daerah tersebut.
Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pun menargetkan investasi di Sumut sebesar Rp53,6 triliun pada tahun 2025.
Hingga semester II tahun ini, realisasi investasi di Sumut, baik PMA (Penanaman Modal Asing) maupun PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri), telah mencapai Rp28,4 triliun.
"Kami siap memberikan kemudahan dalam hal perizinan dan dukungan lainnya kepada investor yang ingin berinvestasi di Sumut. Ini penting untuk memastikan target pertumbuhan ekonomi dapat tercapai," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Danareksa (Persero) Yadi Ruchandi mengungkapkan bahwa kehadirannya di Sumut bertujuan untuk menyinkronkan kebijakan investasi antara Danareksa dan Pemprov Sumut.
Danareksa, yang mengelola sejumlah kawasan industri di Indonesia, berkomitmen untuk mempercepat pengembangan kawasan industri di Sumut, khususnya dalam konversi kawasan industri menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
"Saat ini Danareksa mengelola 7 kawasan industri, termasuk kawasan-kawasan besar seperti PT KIW, PT KIM, PT JIEP, dan PT KBN. Kami siap mempercepat pengembangan kawasan-kawasan industri yang belum terfasilitasi dengan baik, termasuk di Sumut," ujar Yadi.
Yadi menambahkan bahwa pemerintah sebagai pemegang saham utama Danareksa telah meminta perusahaan untuk lebih aktif dalam membuka dan mengakuisisi kawasan industri baru, termasuk dengan menjadikan beberapa kawasan industri yang ada menjadi Kawasan Ekonomi Khusus.
"Kami juga telah diberi arahan untuk mengembangkan kawasan industri dengan fiskal inisiatif, baik dengan meningkatkan status menjadi KEK ataupun melakukan akuisisi kawasan baru," terang Yadi.
Salah satu kawasan industri yang saat ini sedang dikembangkan di Sumut adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Seimangke.
Saat ini, Indonesia memiliki total 24 KEK dengan luas mencapai 21.000 hektare.
Keberadaan KEK tersebut diharapkan dapat menjadi pendorong utama dalam meningkatkan investasi, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Sumut, Effendy Pohan, Kepala DPMPTSP Sumut, Faisal Arif Nasution, Kepala Biro Perekonomian Sumut, Poppy Marulita Hutagalung, serta jajaran Direksi PT Danareksa (Persero).
Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta, Sumut optimistis dapat mencapai target pertumbuhan ekonomi yang diinginkan.
Gubernur Bobby menegaskan bahwa keberlanjutan dan keberhasilan investasi di Sumut akan sangat bergantung pada kerja sama antara berbagai pihak, termasuk Danareksa yang diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif dan berkelanjutan.*
JAKARTA Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap memberikan respons positif terhadap penampilan Timnas Indonesia U19 meski harus tersingkir d
OLAHRAGA
JAKARTA Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menargetkan program revitalisasi atau perbaikan se
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus mendorong percepatan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional untuk memperkuat mobilitas masyarakat sekali
NASIONAL
SERDANG BEDAGAI Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, terus dipercepat guna mendukung pemerataan
PENDIDIKAN
JAKARTA Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) tercatat melemah terhadap rupiah pada perdagangan pagi ini. Mata uang Paman Sam tersebut
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti untuk segera membentuk t
PENDIDIKAN
MEDAN Empat terdakwa kasus pencurian besi di Stadion Teladan Medan divonis hukuman penjara masingmasing selama 2 tahun 10 bulan oleh Pe
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menegaskan menghormati aksi unjuk rasa terkait isu Reformas
NASIONAL
MEDAN Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menghadiri kegiatan pengukuhan Pengurus Provinsi (Pengprov), Pengurus Cabang (P
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia terus memantau perkembangan konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang kembali memanas setelah Selat H
EKONOMI