Kodim 1617/Jembrana bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (9/9/2025). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JEMBRANA – Dalam upaya membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi, Kodim 1617/Jembrana bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, pada Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang antusias mendapatkan akses beras dengan harga terjangkau.
Dalam program ini, sebanyak 640 kg berasSPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) disalurkan kepada warga, dikemas dalam 128 karung ukuran 5 kg.
Beras tersebut dijual seharga Rp57.500 per karung, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar saat ini.
Guna menjaga pemerataan distribusi, setiap keluarga hanya diperbolehkan membeli maksimal dua karung, dan aturan ini telah disosialisasikan sebelumnya oleh anggota Koramil 1617-02/Mendoyo agar proses berjalan tertib.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WITA dan berakhir pada pukul 16.00 WITA ini dipimpin oleh Serma Eko Sulistyo dari Staf Ter Kodim 1617/Jembrana.
Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran pelaksanaan dan tingginya antusiasme warga.
"Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat. Kegiatan ini merupakan bukti nyata sinergi antara TNI dan Bulog dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok yang mendasar," ujar Eko.
Menurutnya, kehadiran TNI tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Pantauan di lapangan menunjukkan proses distribusi berlangsung tertib, aman, dan lancar. Warga Desa Penyaringan terlihat antre dengan sabar dan mematuhi ketentuan yang berlaku.
Seluruh stok beras yang disediakan berhasil terjual habis hingga acara ditutup pada sore hari.
"Saya sangat bersyukur bisa membeli beras dengan harga murah seperti ini. Sangat membantu kami yang penghasilannya pas-pasan," ujar salah satu warga yang hadir.