BREAKING NEWS
Senin, 23 Februari 2026

Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.694 per Dolar AS, Sentimen Pemangkasan Suku Bunga Masih Membayangi

- Rabu, 24 September 2025 09:46 WIB
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.694 per Dolar AS, Sentimen Pemangkasan Suku Bunga Masih Membayangi
Ilustrasi. (foto: vocazine)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ekspektasi ini muncul meskipun Ketua The Fed Jerome Powell menyampaikan pernyataan berhati-hati dalam konferensi persnya.

Powell menegaskan bahwa bank sentral harus menyeimbangkan risiko inflasi tinggi dengan melemahnya pasar tenaga kerja dalam setiap keputusan kebijakan berikutnya.

"Pernyataan Powell tadi malam menegaskan pendekatan hati-hati bank sentral. Powell mengakui tidak adanya opsi kebijakan yang benar-benar bebas risiko, dengan memperingatkan bahwa pelonggaran yang terlalu dini dapat mengarah pada inflasi, sementara pengetatan moneter yang berlebihan bisa merusak prospek ketenagakerjaan," ujar James Kniveton, Senior Corporate Forex Dealer di Convera.

Kondisi eksternal global yang penuh ketidakpastian membuat rupiah cenderung sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.

Terlebih, posisi dolar AS yang masih kuat membuat tekanan terhadap mata uang pasar berkembang, termasuk rupiah, masih akan berlanjut dalam jangka pendek.

Analis memprediksi bahwa selama belum ada kepastian dari arah kebijakan moneter The Fed dan stabilisasi pasar tenaga kerja AS, maka ruang penguatan rupiah akan terbatas.

Namun demikian, intervensi Bank Indonesia dan data ekonomi domestik akan tetap menjadi faktor penyeimbang.*

(bi/a008)
Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp16.605 per Dolar AS
Rupiah Melemah ke Rp16.634, Dolar AS Menguat Jelang Pidato Pejabat The Fed
Menkeu Purbaya: Pemerintah Siapkan Skema Insentif Tarik Dana Dolar ke Dalam Negeri
Rupiah Menguat ke Rp16.381 per Dolar AS, Didukung Stimulus Pemerintah
Menkeu Purbaya Alihkan Rp200 Triliun dari BI ke Bank BUMN, Menperin: Angin Segar Perekonomian
Rupiah Dibuka Menguat 0,19% di Level Rp16.430 per Dolar AS
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru