BREAKING NEWS
Senin, 23 Februari 2026

Kepala BKN Usulkan Single Salary System untuk Perbaiki Kesejahteraan ASN dan Pensiunan

Raman Krisna - Minggu, 05 Oktober 2025 13:56 WIB
Kepala BKN Usulkan Single Salary System untuk Perbaiki Kesejahteraan ASN dan Pensiunan
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh. (foto: manifesto.id)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PALEMBANG — Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya menuntut Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional dan berintegritas, tetapi juga harus diiringi dengan upaya menyehatkan sistem birokrasi secara menyeluruh.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Korpri 2025 yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Sabtu (4/10).

Menurut Zudan, pembangunan birokrasi yang sehat mencakup manajemen karier yang baik, perlindungan hukum yang memadai, serta peningkatan kesejahteraan pegawai.

Baca Juga:

"Reformasi birokrasi harus dibarengi dengan sistem yang sehat dan berkelanjutan, agar birokrasi dapat menjadi mesin utama pemerintahan yang menggerakkan program pembangunan nasional secara efektif," ujarnya.

Zudan memberikan analogi bahwa pemerintahan ibarat sebuah pesawat terbang, di mana Presiden sebagai pilot, Wakil Presiden sebagai kopilot, rakyat sebagai penumpang, dan birokrasi adalah mesinnya.

"Kalau mesinnya tidak sehat, pesawat tidak bisa lepas landas," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Zudan juga menyoroti rendahnya penghasilan dan manfaat pensiun ASN, khususnya golongan I dan II, yang masih menghadapi masalah beban cicilan hingga masa pensiun.

Untuk itu, ia mengusulkan penerapan sistem single salary yang menggabungkan gaji pokok dan tunjangan menjadi satu komponen yang akan dihitung sebagai dasar pensiun.

"Saat ini, pensiun ASN hanya dihitung dari gaji pokok, sedangkan tunjangan tidak diperhitungkan. Dengan single salary system, gaji dan tunjangan digabung dan menjadi 75 persen dari total. Skema ini lebih sederhana dan adil bagi ASN dan pensiunan," jelasnya.

Usulan ini sebenarnya sudah disampaikan Korpri sejak sepuluh tahun lalu, dan Zudan berharap Menteri Keuangan yang baru dapat memberikan dukungan penuh untuk meningkatkan kesejahteraan ASN serta memastikan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) di daerah dibayarkan secara rutin dan memadai.

"Target kita sederhana, ASN saat pensiun harus bisa kembali memegang SK-nya tanpa hutang, dan menjalani masa tugas dengan tenang serta bermartabat," tambahnya.

Selain kesejahteraan, Zudan menegaskan pentingnya perlindungan hukum bagi ASN.

Ia mendesak penyelesaian segera Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Perlindungan Hukum ASN agar aparatur negara dapat menjalankan tugasnya tanpa rasa takut dikriminalisasi.

Untuk meningkatkan efisiensi birokrasi, Korpri juga mendorong percepatan digitalisasi sistem kepegawaian nasional.

"Kami tengah membangun sistem terpadu dengan satu sumber data seperti Dukcapil, sehingga proses mutasi, promosi, hingga pensiun dapat berjalan secara digital dan bebas hambatan," kata Zudan.

Rakernas Korpri 2025 yang mengusung tema "Korpri Solid Mewujudkan Asta Cita" ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi kebijakan ASN yang akan disampaikan kepada Presiden sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Asta Cita nasional.

Zudan mengajak seluruh ASN untuk terus memperkuat integritas, menjaga netralitas, dan membangun birokrasi yang sehat serta berorientasi pada pelayanan publik.

"Korpri maju terus! Birokrasi sehat, ASN terlindungi, dan pelayanan publik makin baik. Itulah manfaat yang harus dirasakan oleh keluarga ASN dan masyarakat," tutupnya.*


(lp/a008)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Zudan Arif Fakrulloh Tegaskan Korpri Jadi Rumah Pemersatu 5,4 Juta ASN
Daftar Instansi Sepi Peminat di CPNS 2024, Bisa Jadi Pilihan Tahun Depan!
CPNS 2026 Disarankan Tak Ambil SKB Non-CAT, Apa Alasannya?
Pemerintah Bakal Merger 15 Asuransi BUMN Jadi 3 Perusahaan Utama, Ini Alasannya
Tanpa Uang APBD! Kontingen Korpri Lampung Siap Berlaga di Pornas XVII Palembang
Polres Lombok Tengah Siap Amankan MotoGP, Tekankan Reformasi Kultural Polri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru