Jadilah Mukmin Kuat, Bukan Pendendam
LANGSA Ustaz Sanjaya Abdullah mengingatkan pentingnya menjadi mukmin yang kuat secara iman, mental, dan akhlak, bukan pribadi yang rapuh
AGAMA
Jika tren ini terus berlanjut, Indonesia berpotensi kehilangan momentum bonus demografi yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2035.
"Fenomena ini terlihat dari maraknya pekerja platform seperti pengemudi daring, kurir, dan pekerja lepas yang berada di wilayah abu-abu antara kemandirian dan eksploitasi," ujarnya.
Peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai deindustrialisasi dini menjadi penyebab utama tingginya pengangguran di kalangan muda.
"Dalam satu dekade terakhir, sektor industri kehilangan kemampuan menyerap tenaga kerja besar, padahal industri adalah motor utama penciptaan kerja," kata Rendy.
Sebagian besar angkatan kerja Indonesia masih didominasi lulusan pendidikan menengah ke bawah yang cocok untuk industri padat karya. Ironisnya, justru sektor-sektor seperti tekstil, garmen, dan alas kaki yang mengalami perlambatan.
Ia juga menilai kebijakan hilirisasi pertambangan belum memberi efek besar terhadap penyerapan tenaga kerja muda.
"Lapangan kerja dari hilirisasi memang ada, tapi skalanya jauh lebih kecil dibandingkan manufaktur padat karya," jelasnya.
Akibatnya, banyak tenaga kerja muda tidak terserap pasar formal dan beralih ke sektor informal, memperlebar kesenjangan pendapatan dan menurunkan produktivitas nasional.
Selain pelemahan industri, ketidaksesuaian keterampilan (mismatch) juga menjadi hambatan utama. Banyak pencari kerja muda tidak memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri.
"Lowongan kerja ada, tapi keterampilan tidak sesuai. Ini masalah serius dalam struktur tenaga kerja kita," ujarnya.
Rendy mengapresiasi program Kartu Prakerja sebagai langkah positif peningkatan kompetensi tenaga kerja. Namun, menurutnya, pelatihan tanpa penciptaan lapangan kerja baru tidak akan menyelesaikan akar masalah pengangguran muda.
"Pelatihan harus diiringi strategi industrialisasi yang kuat. Tanpa itu, peserta tetap sulit terserap karena sektor penyerapnya melemah," jelasnya.
Untuk mengatasi masalah struktural pasar kerja, Rendy merekomendasikan dua langkah utama: mempercepat reindustrialisasi dan memperkuat pendidikan serta pelatihan vokasi.
LANGSA Ustaz Sanjaya Abdullah mengingatkan pentingnya menjadi mukmin yang kuat secara iman, mental, dan akhlak, bukan pribadi yang rapuh
AGAMA
MEDAN Perum Bulog mencatat cadangan beras pemerintah (CBP) mencapai 5 juta ton secara nasional. Angka ini disebut sebagai stok tertinggi s
EKONOMI
LABUSEL Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan Syahdian Purba Siboro meresmikan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Desa Teluk Panji I
PEMERINTAHAN
MEDAN Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Sumatera Utara 2027 menekankan arah pembangun
PEMERINTAHAN
BATU BARA Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Batu Bara kembali menghadirkan kemudahan layanan melalui program unggulan Sinergi
PEMERINTAHAN
MEDAN Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Sumatera Utara (Sumut) pada 2025 menempati peringkat ke10 secara nasional. Sementara
PEMERINTAHAN
MEDAN Kecamatan Medan Deli mengintensifkan patroli malam melalui Posko Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) serta mengaktifkan pos
NASIONAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menekankan pentingnya kesiapsiagaan lintas sektor dalam menghadapi potensi gangguan keamana
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Kementerian Ketenagakerjaan mulai menyelaraskan program pelatihan vokasi dengan kebutuhan riil industri di Kawasan Eko
EKONOMI
BALI Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Jumat, 24 April 2026. Seca
NASIONAL