Kenaikan ini sejalan dengan perkembangan harga emas dunia.
Di pasar spot internasional, harga emas naik 1,04% ke level US$ 3.973,2 per troy ons.
Setelah mengalami tekanan selama tiga hari perdagangan berturut-turut pada akhir Oktober hingga awal November, pelaku pasar mulai melakukan aksi serok di bawah atau bargain hunting, yang mendorong harga emas kembali menguat.
"Semestinya tidak menjadi kejutan kalau harga emas terkonsolidasi ke bawah. Mungkin ke level US$ 3.800-4.050 per troy ons," kata Bart Melek, Strategist TD Securities, menilai adanya potensi stabilisasi harga setelah kenaikan yang luar biasa tahun ini.
Sejak awal tahun, harga emas telah meroket hingga 51,28%.
Berikut daftar harga emas Logam Mulia Antam per Kamis (6/11/2025): 0,5 gram: Rp 1.193.500 1 gram: Rp 2.287.000 2 gram: Rp 4.514.000 3 gram: Rp 6.746.000 5 gram: Rp 11.210.000 10 gram: Rp 22.365.000 25 gram: Rp 55.787.000 50 gram: Rp 111.495.000 100 gram: Rp 222.912.000 250 gram: Rp 557.015.000 500 gram: Rp 1.113.820.000 1.000 gram: Rp 2.227.600.000
Kenaikan harga emas lokal ini diyakini akan menarik minat investor ritel maupun institusi, seiring tingginya ketidakpastian ekonomi global dan potensi inflasi di beberapa negara.*
(bb/ad)
Editor
: Adelia Syafitri
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 2,287 Juta per Gram, Ikuti Tren Emas Dunia