BREAKING NEWS
Kamis, 16 April 2026

Bobby Nasution Susun Strategi Perluas PAD Sumut: Pajak Digital, Aset Produktif, dan UMKM Naik Kelas!

Abyadi Siregar - Selasa, 11 November 2025 18:25 WIB
Bobby Nasution Susun Strategi Perluas PAD Sumut: Pajak Digital, Aset Produktif, dan UMKM Naik Kelas!
Pj Sekdaprovsu Sulaiman Harahap membacakan Tanggapan Gubernur Sumut terhadap Pemandangan Umum Fraksi DPRD atas Ranperda tentang APBD Tahun Anggaran 2026 di Ruang Sidang Paripurna DPRD Sumut, Selasa (11/11/2025). (Foto: Diskominfo Provsu/ Munawar Harahap)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan serangkaian langkah strategis untuk mengoptimalkan penerimaan pajak dan retribusi daerah sebagai bagian dari upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta meningkatkan kemandirian fiskal provinsi.

Langkah tersebut disampaikan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dalam tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumut terhadap Rancangan APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2026, yang dibacakan oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekdaprov) Sulaiman Harahap dalam rapat paripurna DPRD Sumut, di Medan, Selasa (11/11/2025).

"Diversifikasi PAD melalui optimalisasi pajak dan retribusi daerah akan difokuskan pada pemutakhiran data objek dan subjek pajak lewat digitalisasi pelayanan, serta penyesuaian tarif berdasarkan kewajaran nilai pasar," ujar Sulaiman membacakan tanggapan Gubernur.

Baca Juga:

Menurutnya, Pemprov Sumut juga akan menerapkan prinsip cost recovery dan nilai manfaat layanan publik, serta mengintegrasikan sistem pajak daerah dengan Bank Sumut, Samsat, dan Direktorat Jenderal Pajak.

Selain memperkuat digitalisasi, pengawasan dan kepatuhan wajib pajak akan diperketat untuk menekan potensi kebocoran penerimaan.

Di sisi lain, Pemprov juga menyiapkan strategi ekstensifikasi dan diversifikasi sumber PAD baru, antara lain melalui inventarisasi dan revaluasi aset daerah agar aset bisa dimanfaatkan secara produktif dan memberikan nilai tambah ekonomi.

"Pemanfaatan aset daerah akan dilakukan lewat kerja sama pemanfaatan, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta kemitraan dengan pelaku UMKM," lanjutnya.

Gubernur Bobby Nasution juga menekankan pentingnya peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

BUMD diharapkan mampu memberikan dividen sosial dan ekonomi, terutama dalam penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada aspek belanja, Pemprov Sumut akan menajamkan alokasi belanja modal di sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur konektivitas, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pemerataan pembangunan juga diarahkan ke kawasan selatan, barat, dan kepulauan melalui peningkatan infrastruktur dasar, akses layanan publik, serta dukungan bagi pertanian dan UMKM lokal.

Selain memperkuat hilirisasi hasil pertanian, Pemprov Sumut juga mendorong investasi padat karya melalui kemitraan BUMD dan koperasi tani dengan sistem off taker.

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Heboh! Wakil Ketua DPRK Simeulue Terjaring Razia Narkoba di Hollywings Medan, Positif Ekstasi
Lampung Menjadi Provinsi Dengan Inflasi Terendah Secara Nasional 0,30 %
Analis Kredit Jadi Tersangka Diduga Mark-Up Agunan, Bank Sumut Buka Suara
Gencarkan Penegakan Perda, Satpol PP Sasar Pelanggaran untuk Tingkatkan PAD Padangsidimpuan
Pj Sekdaprov Sumut Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi 2025, Sumut Catat Inflasi 3,39%
Polwan Polda Sumut Kawal Aksi Unjuk Rasa di Kantor Gubernur dengan Pendekatan Humanis
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru