Misteri Kematian Warek IT&B Kabanjahe: Ditemukan Mulut Berdarah, Mobil dan HP Raib
KARO Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN — Bank Indonesia (BI) mencatat posisi utang luar negeri Indonesia pada kuartal III 2025 sebesar US$424,4 miliar, menurun dibanding kuartal II 2025 yang mencapai US$432,3 miliar.
Secara tahunan, utang luar negeri Indonesia terkontraksi 0,6% (yoy), berbeda dari pertumbuhan 6,4% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh melambatnya pertumbuhan utang luar negeri sektor publik dan kontraksi utang luar negeri sektor swasta.Baca Juga:
Utang luar negeri pemerintah pada kuartal III tercatat US$210,1 miliar, tumbuh 2,9% secara tahunan, lebih rendah dibanding pertumbuhan 10% (yoy) pada triwulan II 2025.
Perlambatan ini dipicu oleh kontraksi aliran masuk modal asing pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik akibat ketidakpastian pasar keuangan global.
BI menekankan bahwa utang luar negeri pemerintah dikelola secara cermat dan akuntabel, diarahkan untuk mendukung pembiayaan program prioritas yang mendorong keberlanjutan ekonomi nasional.
Sektor penggunaan utang pemerintah terbesar meliputi:
- Jasa kesehatan dan kegiatan sosial: 23,1%
- Administrasi pemerintahan, pertahanan, jaminan sosial wajib: 20,7%
- Jasa pendidikan: 17,0%
- Konstruksi: 10,7%
- Transportasi dan pergudangan: 8,2%
- Jasa keuangan dan asuransi: 7,5%
Dominasi utang pemerintah berupa utang jangka panjang, mencapai 99,9% dari total utang pemerintah.
Utang luar negeri sektor swasta tercatat US$191,3 miliar, menurun dari US$193,9 miliar pada kuartal II 2025.
Secara tahunan, utang luar negeri swasta terkontraksi 1,9% (yoy), lebih dalam dibanding kontraksi 0,2% (yoy) pada triwulan sebelumnya.
Kontraksi ini terjadi pada lembaga keuangan (-3% yoy) dan perusahaan non-lembaga keuangan (-1,7% yoy).
Sektor swasta dengan utang terbesar mencakup industri pengolahan, jasa keuangan & asuransi, pengadaan listrik & gas, serta pertambangan & penggalian, yang menyumbang sekitar 81% dari total utang luar negeri swasta.
Rasio utang Indonesia terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) juga menurun menjadi 29,5% pada triwulan III 2025, dari 30,4% pada triwulan II 2025.
Pangsa utang jangka panjang terhadap total utang luar negeri mencapai 86,1%.
Bank Indonesia menilai kondisi ini menunjukkan pengelolaan utang yang terkendali di tengah ketidakpastian ekonomi global, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi nasional.*
(bb/ad)
KARO Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis (IT&B) Kabanjahe, Asprina Surbakti (38), ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya di Kab
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Partai Golkar menilai partai politik pendukung Prabowo SubiantoGibran Rakabuming Raka tidak perlu turun tangan menghadapi gugatan
POLITIK
JAKARTA Harga emas Antam hari ini, Minggu (27/9/2026), tercatat stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya. Harga emas Antam ukuran 1 gram
EKONOMI
BOGOR Eks Kepala Lapas Cibinong Kelas IIA Wisnu Hani Putranto memiliki total kekayaan Rp3,19 miliar berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Pen
NASIONAL
JAKARTA Stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,8 juta ton. Tingginya persediaan membuat kapasitas gudang milik Perum Bulog tidak
EKONOMI
JAKARTA Anggapan minum air sambil berdiri dapat merusak ginjal kembali ramai dibahas di media sosial. Namun, dokter menjelaskan kebiasaan
KESEHATAN
TAPANULI TENGAH Banjir melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak S
PERISTIWA
BANDA ACEH Ustaz Dr. Khairuddin, MA mengajak masyarakat melihat kembali makna gelar akademik, jabatan dan penghormatan melalui akhlak. Menu
AGAMA
BANDA ACEH Cuaca di sejumlah wilayah Aceh pada Minggu, 27 September 2026, diprakirakan didominasi kondisi berawan. Sejumlah daerah berpoten
NASIONAL
MEDAN Cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara (Sumut) pada Minggu, 27 September 2026, diprakirakan didominasi hujan ringan. Sejumlah daera
NASIONAL