Dihantam Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Rumah di Aceh Timur, TNI-Polri dan Warga Turun Tangan
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
JAKARTA - Anggapan minum air sambil berdiri dapat merusak ginjal kembali ramai dibahas di media sosial. Namun, dokter menjelaskan kebiasaan tersebut tidak terbukti menyebabkan kerusakan ginjal secara medis.
Dokter Dion Haryadi mengatakan posisi tubuh saat minum, baik duduk maupun berdiri, tidak mengubah proses fisiologis air di dalam tubuh.
Menurutnya, air yang diminum akan masuk ke lambung, kemudian diserap melalui usus dan dialirkan lewat darah ke sel serta organ tubuh. Setelah itu, ginjal menyaring cairan sebelum dikeluarkan melalui saluran kemih.Baca Juga:
"Bukan berarti minum sambil berdiri bikin airnya melewati saluran pencernaan dan merusak ginjal kita. Nggak sama sekali, sama aja," ujar Dion seperti dikutip dari unggahan Instagram @dionharyadi.
Dion menjelaskan klaim bahwa minum sambil berdiri membuat air tidak melalui proses pencernaan yang benar hingga membebani kerja ginjal merupakan mitos yang sudah lama beredar.
Dia menegaskan, tidak terdapat hubungan antara posisi tubuh saat minum dengan kerusakan ginjal.
Hal senada juga pernah disampaikan spesialis penyakit dalam dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH. Menurut Tunggul, anggapan minum sambil berdiri dapat merusak ginjal tidak memiliki dasar medis.
Ahli urologi dr. Ponco Birowo, SpU, PhD dari RSCM juga menjelaskan air yang diminum tetap membutuhkan waktu untuk diserap tubuh hingga akhirnya diproses oleh ginjal, terlepas dari posisi tubuh saat meminumnya.
Dengan demikian, minum sambil berdiri tidak perlu dikhawatirkan sebagai penyebab kerusakan ginjal.
Meski begitu, minum sambil duduk tetap dinilai lebih nyaman dan dianggap lebih sesuai dengan adab, terutama ketika dilakukan di tempat umum.
Pada situasi tertentu, seperti saat mengikuti kegiatan lari, minum sambil berdiri juga bukan menjadi persoalan medis.
Dengan penjelasan tersebut, masyarakat tidak perlu mengaitkan posisi tubuh saat minum dengan risiko kerusakan ginjal tanpa adanya dasar ilmiah.* (d/dh)
ACEH TIMUR Angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah Ainun Mardiah (43), warga Dusun Tengku Ubit, Gampong Buket Pala, Keca
PERISTIWA
MEDAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membahas percepatan pembangunan rumah subsidi bagi masyarakat berpengha
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menegaskan Indonesia akan terus mendukung rakyat Palestina hingga hak menentukan nasib sendiri
INTERNASIONAL
MEDAN PSMS Medan akan menghadapi Adhyaksa FC Bekasi pada pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/2027 malam ini, Minggu (27/9/2026). Laga
OLAHRAGA
JAKARTA Peristiwa Gerakan 30 September 1965 atau G30S hingga kini masih menjadi salah satu episode penting dalam sejarah Indonesia. Salah
NASIONAL
DELI SERDANG, BITV Warga Dusun II, Gang Buntu, Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meng
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah telah memblokir 659.419 rekening yang diduga berkaitan dengan aktivitas keuangan ilegal hingga 31 Agustus 2026. Pemblok
EKONOMI
MEDAN Ketua Umum DPP Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Andre Rosiade menyebut Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution sebagai sosok
PEMERINTAHAN
JAKARTA Pakar hukum Denny Indrayana mengatakan gugatan yang diajukannya terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Mahkamah Konstit
POLITIK
YOGYAKARTA Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menegaskan Joko Widodo merupakan alumnus Fakultas Kehutanan UGM dan menyatakan memiliki a
POLITIK