BREAKING NEWS
Minggu, 27 September 2026

Stok Tembus 4,8 Juta Ton, Gudang Bulog Kehabisan Ruang Simpan Beras

Administrator - Minggu, 27 September 2026 08:44 WIB
Stok Tembus 4,8 Juta Ton, Gudang Bulog Kehabisan Ruang Simpan Beras
ilustrasi - Stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,8 juta ton. (Foto: ANTARA FOTO/YUSRAN UCCANG)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Stok beras nasional saat ini mencapai sekitar 4,8 juta ton. Tingginya persediaan membuat kapasitas gudang milik Perum Bulog tidak lagi mencukupi sehingga perusahaan harus menyewa sejumlah gudang milik swasta.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan stok beras nasional dalam kondisi aman. Menurutnya, sebagian stok tersebut disimpan di gudang Bulog dan fasilitas penyimpanan milik pihak swasta.

"Alhamdulillah stok beras nasional hari ini masih banyak, sekitar 4,8 juta ton," ujar Ahmad, Sabtu (26/9/2026).

Baca Juga:

Ahmad menjelaskan keterbatasan kapasitas gudang Bulog membuat pihaknya menyewa gudang swasta untuk menampung sebagian stok beras.

"Gudang-gudang Bulog sendiri pun sudah tidak muat lagi untuk menyimpan beras Bulog. Oleh karena itu, Bulog harus menyewa gudang-gudang swasta untuk menempatkan beras-beras tersebut," katanya.

Stok beras tersebut selanjutnya akan digunakan untuk mendukung berbagai program pemerintah. Salah satunya bantuan pangan yang ditargetkan menyasar 33,2 juta penerima manfaat pada periode Oktober hingga Desember 2026.

Selain bantuan pangan, Bulog juga akan menyalurkan tambahan beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1 juta ton.

Ahmad memastikan ketersediaan beras yang dikelola Bulog masih aman hingga akhir tahun. Setelah penyaluran bantuan pangan dan tambahan SPHP dilakukan, stok Bulog diperkirakan masih berada pada level yang cukup.

"Mudah-mudahan dengan nanti disalurkannya tambahan bantuan pangan untuk 33,2 juta penerima manfaat, ditambah lagi nanti tambahan SPHP 1 juta ton, maka stok Bulog nanti diharapkan di akhir tahun itu minimal sekitar 3,2 juta ton," jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, Bulog menyiapkan penyaluran stok beras secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan program pemerintah sekaligus menjaga ketersediaan pangan hingga akhir 2026.* (ds/dh)

Editor
: Administrator
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru