Kapitalisasi pasar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp15.655,88 triliun.
Tim Riset Phintraco Sekuritas menjelaskan secara teknikal, positif slope histogram MACD IHSG melemah sementara indikator Stochastic RSI bergerak menurun.
Meski IHSG ditutup di bawah level MA5, indeks masih berada di atas level MA20.
"Secara jangka menengah dan panjang, IHSG masih berada dalam area bullish. Pekan ini diperkirakan bergerak di kisaran 8.470–8.600," tulis Phintraco dalam risetnya.
Dari pasar global, ekspektasi penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada pertemuan Desember mendatang mendorong sentimen positif.
Peluang penurunan suku bunga ini diperkirakan berada di kisaran 80–85%.
Optimisme tersebut turut mengerek harga emas di pasar spot sebesar 0,9% ke level US$4.197 per troy ounce, sementara harga perak mencatat rekor tertinggi baru di US$55 per troy ounce.
Investor global pekan ini juga menantikan sejumlah data ekonomi penting, termasuk indeks PCE prices AS bulan September 2025, indeks ISM manufacturing PMI, Michigan Consumer Confidence preliminary, dan ADP Employment November 2025.
Dari Eropa, data inflasi Euro Area akan menjadi sorotan, sedangkan China akan merilis indeks PMI.
Sementara itu, di pasar domestik, perhatian investor tertuju pada indeks PMI manufacturing, neraca perdagangan, inflasi (1/12/2025), serta cadangan devisa (5/12/2025).
Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham sebagai top picks pekan ini, di antaranya PWON, INKP, PGAS, NCKL, PSAB, dan ERAA.
Disclaimer: Berita ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan membeli atau menjual saham.
Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca, dan bitvonline.com tidak bertanggung jawab atas risiko kerugian maupun keuntungan yang mungkin timbul.*