Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Sejumlah saham unggulan lain seperti PT Astra International Tbk. (ASII) naik 1,12 persen, PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) naik 0,93 persen, dan PT Indosat Tbk. (ISAT) terapresiasi 0,87 persen.
Namun, tidak semua saham bergerak positif. Sejumlah emiten justru terkoreksi sejak awal perdagangan.
Saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) melemah 1,18 persen, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) turun 0,64 persen, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) terkoreksi 0,30 persen, serta PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) turun 0,28 persen.
Pelemahan juga dialami UNVR yang terkoreksi 1,08 persen, MAPI turun 1,19 persen, KLBF melemah 1,26 persen, serta HEAL yang terkoreksi cukup dalam sebesar 2,07 persen.
Menurut analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, peluang penguatan IHSG masih terbuka dengan target ke level 8.655 dan support di 8.610.
"Gabungan antara kondisi global yang mendukung akibat potensi cut rate The Fed dan sentimen domestik yang menanti rilis data cadangan devisa dapat menjadi katalis tambahan," kata Reza dalam riset hariannya.
IHSG diprediksi akan bergerak terbatas hingga menunggu rilis data ekonomi yang dapat memperkuat arah pasar.
Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab pembaca.*
(bi/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.