BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

B40 Mandatori 2026: Bahlil Pastikan Pemanfaatan Energi Domestik Maksimal

Administrator - Rabu, 24 Desember 2025 08:39 WIB
B40 Mandatori 2026: Bahlil Pastikan Pemanfaatan Energi Domestik Maksimal
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, resmi menetapkan alokasi volume Bahan Bakar Nabati (BBN) jenis biodiesel untuk tahun 2026 sebesar 15.646.372 kiloliter (kL).

Ketetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 439.K/EK.01/MEM.E/2025 tentang alokasi biodiesel untuk pencampuran bahan bakar minyak jenis solar.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Eniya Listyani, menjelaskan alokasi tersebut dibagi menjadi dua kategori utama: Public Service Obligation (PSO) sebesar 7.454.600 kL dan non-PSO sebesar 8.191.772 kL.

Baca Juga:

"Program mandatori biodiesel tahun 2026 akan didukung 32 BU BBM dan 26 BU BBN yang telah ditunjuk pemerintah, dengan tetap mempertahankan skema insentif bagi sektor PSO sebagaimana ketentuan tahun sebelumnya," ujar Eniya, Rabu (24/12/2025).

Penetapan alokasi ini menjadi strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor BBM, menguatkan ketahanan energi nasional, serta meningkatkan pemanfaatan energi domestik dan mendukung target penurunan emisi gas rumah kaca.

Kementerian ESDM memproyeksikan program biodiesel 2026 akan mendorong pertumbuhan industri hilir sawit, meningkatkan nilai tambah CPO menjadi biodiesel sebesar Rp 21,8 triliun, menghemat devisa impor solar sekitar Rp 139 triliun, menyerap lebih dari 1,9 juta tenaga kerja, dan menurunkan emisi gas rumah kaca sekitar 41,5 juta ton CO2e.

Untuk memastikan efektivitas dan akuntabilitas, pemerintah menekankan pengawasan ketat di lapangan, termasuk monitoring mutu biodiesel, pengawasan distribusi, dan verifikasi volume oleh surveyor independen.

Program Biodiesel 40% (B40) diharapkan berjalan optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah juga membuka kemungkinan penyesuaian alokasi di masa depan sesuai kebutuhan dan kebijakan strategis nasional.*

(d/dh)

0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kejagung Panggil Eks Menteri ESDM Sudirman Said dalam Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Petral
Air Sungai Tidak Lagi Layak Pakai dan Kerusakan Pohon, Warga Sosopan Tuntut Pemerintah Selidiki Dampak Tambang
Sistem Listrik Aceh Kembali Normal, PLN Operasikan Kembali PLTU Nagan Raya
Subsidi LPG 3 Kg Disasar Tepat, Pemerintah Batasi Penjualan untuk Desil Tertentu
Bahlil Pastikan Pasokan Energi Aman Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026
Menteri ESDM Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Jelang Libur Natal-Tahun Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru