Dalam acara 20th Anniversary Celebration of the China Chamber of Commerce in Indonesia, Jumat (9/1/2026), Luhut mengajak investorChina untuk terus menanamkan modal tanpa rasa khawatir.
"Bagi teman-teman investor dari China, jangan lelah berinvestasi di Indonesia. Kalau ada di sana-sini yang kurang, Anda tidak perlu ragu-ragu," kata Luhut.
"Ada Pak Airlangga Hartarto yang setiap waktu bisa dihubungi. Saya juga selalu berkoordinasi dengan Pak Airlangga. Beliau orang yang pragmatis, jadi jangan khawatir," ungkapnya.
Selain itu, Luhut menyadari masih ada sejumlah kendala di lapangan terkait investasi.
Namun, pemerintah siap membantu menyelesaikan masalah tersebut demi kepentingan bersama Indonesia dan China.
"Walaupun masih ada sisa-sisa masalah, saya siap membantu. Ini untuk kepentingan kedua negara dan kedua rakyat kita," ujar Luhut.
Salah satu fokus kerja sama antara Indonesia dan China adalah pengembangan sumber daya manusia.
Indonesia mengirim generasi muda ke Beijing Genomic Institute untuk terlibat langsung dalam penelitian ilmiah.
"Anak-anak Indonesia diberi kesempatan melakukan riset di laboratorium yang sangat canggih," kata Luhut.
Kerja sama juga mencakup sektor teknologi pemerintahan, kecerdasan buatan, serta hilirisasi industri kesehatan dan keamanan.
Bantuan teknis dari China dinilai mempercepat pengembangan teknologi pemerintahan di Tanah Air.
Tak hanya itu, Luhut menyampaikan apresiasi kepada Duta Besar China atas dukungan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan dan pertumbuhan ekonomi.
"Jangan pernah lelah untuk mendorong pembangunan infrastruktur demi keselamatan Indonesia. Kami akan terus berupaya bersama-sama membantu apabila ada masalah," ujarnya.