Pelaksanaan GPM di sejumlah lokasi di Kabupaten Deli Serdang sebagai langkah dalam upaya mengendalikan laju inflasi yang terjadi di tahun 2025 lalu. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Berdasarkan penilaian Badan Pangan Nasional (BPN) per 31 Desember 2025, Deli Serdang tercatat menyelenggarakan 851 kegiatan GPM, unggul dibanding Kota Semarang (849), Kabupaten Bogor (755), Kabupaten Sidenreng Rappang (356), dan Kabupaten Kebumen (344).
Untuk tingkat provinsi, Sumatera Utara menempati posisi keempat dengan total 1.305 penyelenggaraan, di bawah Jawa Tengah (2.461), Jawa Barat (1.506), dan Sulawesi Selatan (1.336).
"Kita patut bersyukur karena menjadi nomor satu se-Indonesia dalam penyelenggaraan GPM. Keberhasilan ini berkat kerja sama semua pihak," ujarnya, Kamis (15/1/2026).
Menurut Rahman, GPM menjadi salah satu solusi untuk mengendalikan inflasi yang terjadi pada 2025 lalu.
"GPM yang kami laksanakan merupakan langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga dan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat," jelasnya.
Selain GPM, Pemkab Deli Serdang juga membuka Toko Pantau dan Pengendali Inflasi (Toppis) atau Kios Deli Serdang Sehat (KDSS) sebagai upaya tambahan menjaga daya beli masyarakat. Kedua program ini, kata Kadis Ketapang, berdampak signifikan terhadap perlambatan laju inflasi.
Rahman menambahkan, sesuai arahan Bupati, GPM di Deli Serdang pada 2026 diharapkan bisa diselenggarakan lebih banyak daripada tahun sebelumnya, sebagai bagian dari strategi pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat dan pengendalian harga.*
(dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Deli Serdang Juara Nasional Penyelenggaraan Gerakan Pangan Murah Tahun 2025