BREAKING NEWS
Selasa, 11 Agustus 2026

Gubernur Bali Dorong Koperasi, Petani dan UMKM Dapat Peluang Pendapatan Lebih

- Sabtu, 17 Januari 2026 13:24 WIB
Gubernur Bali Dorong Koperasi, Petani dan UMKM Dapat Peluang Pendapatan Lebih
Pertemuan ini menekankan pentingnya penguatan koperasi multipihak di Bali sekaligus memperkuat ekonomi berbasis kearifan lokal. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

DENPASAR – Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi koperasi-bina-usaha-kerthi/" target="_blank">Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali di Jayasabha, Denpasar, Jumat (16/1).

Pertemuan ini menekankan pentingnya penguatan koperasi multipihak di Bali sekaligus memperkuat ekonomi berbasis kearifan lokal.

Baca Juga:
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster menegaskan bahwa koperasi harus mengedepankan produk asli Bali dengan identitas dan branding yang kuat.

Langkah ini menjadi bagian dari implementasi konsep Ekonomi Kerthi Bali, yakni sistem ekonomi yang berpihak pada masyarakat, berkelanjutan, dan berlandaskan budaya lokal.

"Koperasi harus menjadi penggerak utama ekonomi Bali yang berbasis potensi lokal. Produk pertanian, peternakan, dan seluruh turunannya harus menjadi kekuatan utama kita," kata Koster.

Gubernur Koster juga menyebut sektor pertanian dan peternakan sebagai pilar penting ketahanan pangan dan ekonomi daerah.

Menurutnya, Bali memiliki banyak UMKM pangan yang kecil namun berkualitas tinggi, yang jika dikelola dengan baik dapat menembus pasar nasional.

Salah satu fokus khusus pemerintah provinsi adalah pengembangan peternakan babi.

Dengan pengelolaan yang terencana dan intensif, Bali diharapkan dapat mengambil peran strategis di pasar babi nasional.

Pendekatan yang ditempuh meliputi pemurnian dan penguatan plasma nutfah babi lokal, serta pengembangan babi ras untuk memenuhi permintaan pasar yang lebih luas.

Selain itu, pengembangan pertanian unggulan juga dilakukan, salah satunya melalui padi Sudaji.

Padi ini memiliki masa panen singkat, sekitar 105 hari, dengan hasil produksi yang menjanjikan per hektare, sehingga berpotensi mendukung kemandirian pangan Bali.

Gubernur Koster menegaskan, seluruh upaya tersebut bertujuan memperkuat ekosistem Ekonomi Kerthi Bali yang adil, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai lokal, serta menjauh dari dominasi kapitalisme yang tidak berpihak pada rakyat.

"Kita ingin ekonomi Bali tumbuh kuat, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai lokal, koperasi, dan kebersamaan. Inilah Ekonomi Kerthi Bali," pungkas Koster.*

(dh)

Baca Juga:

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bhabinkamtibmas dan Pecalang Pastikan Kegiatan Keagamaan Desa Pemecutan Kaja Aman dan Tertib
Hujan Petir Berpotensi Guyur Hampir Seluruh Wilayah Bali
TripAdvisor 2026: Bali Ungguli Paris dan London, Jadi Magnet Wisata Global
Tokoh Intelegensia Kristen Berkumpul, Natal PIKI Bali Jadi Momentum Iman dan Persaudaraan
Parapat Bangkit! Tujuh Event Pariwisata Siap Sambut Wisatawan Tahun 2026
Bobby Nasution Dorong UMKM dan Koperasi Jadi Mesin Utama Ekonomi Sumut 2026
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru