BREAKING NEWS
Jumat, 13 Februari 2026

PHM Lampaui Target Produksi Minyak Lapangan Handil di Awal 2026

gusWedha - Kamis, 29 Januari 2026 15:10 WIB
PHM Lampaui Target Produksi Minyak Lapangan Handil di Awal 2026
PT Pertamina Hulu Mahakam. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatat peningkatan produksi minyak sebesar 2.000 barel per hari dari Lapangan Handil, Kalimantan Timur, pada awal 2026.

Tambahan produksi ini melampaui target Work Program & Budget (WP&B) 2026 yang dipatok hanya 400 barel per hari.

Kenaikan produksi berasal dari optimalisasi dua sumur dengan karakteristik High Pour Point Oil (HPPO), jenis minyak yang mudah memadat ketika suhu pipa turun di bawah titik tuangnya.

Baca Juga:

Karakteristik ini selama ini menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lapangan migas tua di wilayah kerja Mahakam.

Untuk mengatasi hambatan aliran, PHM menerapkan inovasi chemical treatment berupa Pour Point Depressant (PPD).

Teknologi ini mampu menurunkan titik tuang minyak hingga 21 derajat Celsius, sehingga aliran minyak tetap terjaga dan distribusi melalui pipa produksi berlangsung optimal.

Senior Manager Production PHM, Robert Roy Antoni, mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menghadapi tantangan teknis lapangan.

"Kompleksitas sumur yang meningkat tidak mengurangi komitmen kami untuk menjaga kinerja produksi," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Hal senada disampaikan General Manager PHM, Setyo Sapto Edi.

Ia menilai capaian ini menjadi bukti kompetensi teknis tim dalam mengelola lapangan migas mature dengan pendekatan inovatif.

Dengan tambahan produksi dari sumur HPPO dan sejumlah sumur beremulsi lainnya, rata-rata produksi minyak PHM kini mencapai sekitar 25 ribu barel per hari.

Angka tersebut sekitar 20 persen lebih tinggi dari target pemerintah.

PHM menyebut peningkatan ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel per hari pada 2029.

Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi dengan tetap memperhatikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) demi menjaga ketahanan energi nasional.*

(dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pemprov Sumut Alokasikan Rp1,9 Triliun untuk Infrastruktur Terintegrasi 2026
Pemprov Sumut Lanjutkan Pembangunan Jalan Sipiongot yang Tertunda Akibat OTT Mantan Kadis PUPR, Target Realisasi Maret 2026
Pokja PWI Jakarta Timur Luncurkan Program SINERGI, Perkuat Peran Wartawan dalam Masyarakat dan Pemerintah
Satgas Pastikan Percepatan Huntara dan Dana Tunggu Hunian Agar Korban Bencana Aceh Segera Punya Kepastian
Apa Itu MSCI dan Mengapa Bisa Bikin Saham Indonesia Melemah Drastis?
Wamenag Harap 1 Ramadan 2026 Sejalan dengan Muhammadiyah, Sidang Isbat Menjadi Acuan Final
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru