Menyiasati Utang Negara
Oleh Yakub F. IsmailKONDISI Utang luar negeri (ULN) Indonesia kini kembali mendapat sorotan tajam setelah nilainya menembus USD 444,4 milia
OPINI
JAKARTA — PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) mencatat peningkatan produksi minyak sebesar 2.000 barel per hari dari Lapangan Handil, Kalimantan Timur, pada awal 2026.
Tambahan produksi ini melampaui target Work Program & Budget (WP&B) 2026 yang dipatok hanya 400 barel per hari.
Kenaikan produksi berasal dari optimalisasi dua sumur dengan karakteristik High Pour Point Oil (HPPO), jenis minyak yang mudah memadat ketika suhu pipa turun di bawah titik tuangnya.Baca Juga:
Karakteristik ini selama ini menjadi tantangan utama dalam pengelolaan lapangan migas tua di wilayah kerja Mahakam.
Untuk mengatasi hambatan aliran, PHM menerapkan inovasi chemical treatment berupa Pour Point Depressant (PPD).
Teknologi ini mampu menurunkan titik tuang minyak hingga 21 derajat Celsius, sehingga aliran minyak tetap terjaga dan distribusi melalui pipa produksi berlangsung optimal.
Senior Manager Production PHM, Robert Roy Antoni, mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan konsistensi perusahaan dalam menghadapi tantangan teknis lapangan.
"Kompleksitas sumur yang meningkat tidak mengurangi komitmen kami untuk menjaga kinerja produksi," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Hal senada disampaikan General Manager PHM, Setyo Sapto Edi.
Ia menilai capaian ini menjadi bukti kompetensi teknis tim dalam mengelola lapangan migas mature dengan pendekatan inovatif.
Dengan tambahan produksi dari sumur HPPO dan sejumlah sumur beremulsi lainnya, rata-rata produksi minyak PHM kini mencapai sekitar 25 ribu barel per hari.
Angka tersebut sekitar 20 persen lebih tinggi dari target pemerintah.
PHM menyebut peningkatan ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target produksi minyak nasional sebesar 1 juta barel per hari pada 2029.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya untuk terus berinvestasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi dengan tetap memperhatikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) demi menjaga ketahanan energi nasional.*
(dh)
Oleh Yakub F. IsmailKONDISI Utang luar negeri (ULN) Indonesia kini kembali mendapat sorotan tajam setelah nilainya menembus USD 444,4 milia
OPINI
LANGKAT Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Kabupaten Langkat meluncurkan program Komunitas Usaha Bersama (KUBE) Hanura sebagai up
POLITIK
MEDAN Polda Sumatera Utara mengerahkan sebanyak 786 personel untuk mengawal pendistribusian bahan bakar minyak (BBM) setelah 325 stasiun
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berencana mengembangkan Pelabuhan Roro di Kota Gunungsitoli menjadi pusat distr
PEMERINTAHAN
MEDAN Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dalam penjualan aluminium PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) kembali digelar di Pengadi
HUKUM DAN KRIMINAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memperkenalkan Commander Wish yang akan menjadi pedoman arah kebij
NASIONAL
MEDAN Polrestabes Medan kembali melayangkan panggilan kepada seorang anggota DPRD Medan berinisial AT terkait dugaan kasus pengeroyokan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN memperluas pendekatan layanan kepada masyarakat melalui kolaborasi dengan Bangor
NASIONAL
MEDAN Komisi XII DPR RI meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mempercepat distribusi bahan bakar mi
EKONOMI
DELI SERDANG Bupati Deli Serdang, dr. Asri Ludin Tambunan, mencopot Kurnia Boloni Sinaga dari jabatannya sebagai Kepala Badan Kesatuan B
PEMERINTAHAN