BREAKING NEWS
Sabtu, 14 Februari 2026

Kunjungan Kerja di Pontianak, DPR RI Pastikan Proyek Smelter Mempawah Berjalan Sesuai Target

Muhammad Taufik - Sabtu, 14 Februari 2026 10:58 WIB
Kunjungan Kerja di Pontianak, DPR RI Pastikan Proyek Smelter Mempawah Berjalan Sesuai Target
Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, dalam kunjungan kerja spesifik yang dilaksanakan di Pontianak. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PONTIANAK – Komisi VI DPR RI menegaskan komitmen kuat dalam mengawal agenda hilirisasi pertambangan nasional, khususnya pembangunan Smelter Aluminium Mempawah dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 di Kalimantan Barat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja spesifik yang dilaksanakan di Pontianak.

Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI untuk menggali lebih dalam kesiapan proyek strategis nasional agar benar-benar memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah maupun nasional.

Melalui fungsi pengawasan, Komisi VI memastikan proyek pengolahan bauksit menjadi alumina hingga aluminium di Mempawah berjalan tepat waktu, sesuai target, serta mampu menciptakan nilai tambah dan lapangan kerja bagi masyarakat Kalimantan Barat.

Dalam pertemuan tersebut, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) memaparkan progres pembangunan Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah, yang menjadi bagian penting dari rantai hilirisasi mineral nasional.


Baca Juga:

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyampaikan optimisme terhadap integrasi industri aluminium nasional.

"Kami optimistis integrasi pasokan bauksit, proses pemurnian alumina, hingga pengolahan aluminium akan menjadi motor penggerak ekonomi yang tangguh bagi masa depan industri aluminium nasional," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo, menegaskan bahwa DPR RI berkomitmen penuh mengawal agenda hilirisasi mineral di Kalimantan Barat.

"Kunjungan kerja spesifik ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Komisi VI DPR RI untuk memastikan proyek hilirisasi bauksit melalui fasilitas pengolahan dan pemurnian di Mempawah berjalan sesuai target, tepat waktu, dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian daerah serta nasional," tegasnya.

Kunjungan ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai kendala teknis, regulasi, dan tantangan global yang berpotensi memengaruhi percepatan proyek hilirisasi aluminium.

Melalui dialog konstruktif antara legislatif dan manajemen perusahaan, diharapkan dapat ditemukan langkah-langkah taktis guna memperkuat daya saing industri nasional di tengah dinamika pasar global.

Proyek smelter aluminium dan SGAR Fase 2 di Mempawah diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemandirian industri dalam negeri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya alam dengan nilai tambah tinggi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dugaan Pungli Penerimaan Honorer di Pemkot Bandar Lampung 2024–2025 Mencuat, Aktivis dan Lembaga Minta Penegakan Hukum
Jokowi Setuju UU KPK Dikembalikan ke Versi Lama, Sindir Revisi Inisiatif DPR yang Pernah Picu Polemik
Purbaya Yudhi Sadewa: Utang Kereta Cepat Bisa Pakai APBN, Tapi Negosiasi ke China Harus Transparan
Habiburokhman: Penumpang Gelap Reformasi Polri Bisa Menggiring Opini Publik dan Mengancam Pemerintahan Prabowo
Kejagung Geledah Rumah Eks Menteri KLHK Siti Nurbaya Bakar, Dokumen dan Alat Bukti Elektronik Disita
Petugas Keamanan dan Staf PT AR Martabe ‘Usir’ Wartawan Saat Liputan Sidang Lapangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru