Pernyataan itu disampaikan Bahlil usai mengikuti rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3/2026).
"Kita harus memantau semua perkembangan yang ada dalam kesiapan Lebaran terutama menyangkut energi. BBM tidak boleh langka, begitu juga LPG," ujar Bahlil.
Dalam rapat terbatas tersebut, Presiden Prabowo juga meminta pemerintah untuk segera membangun fasilitas penyimpanan atau storage BBM.
Saat ini, kapasitas cadangan BBM di Indonesia hanya mencukupi untuk 25 hari ke depan.
"Makanya sekarang arahan Bapak Presiden, kita membangun storage agar cadangan bisa bertahan hingga satu sampai tiga bulan. Ini yang harus kita perbaiki, jangan saling menyalahkan," kata Bahlil.
Bahlil memastikan harga BBM subsidi tidak akan naik hingga Lebaran 2026, meski harga minyak dunia terdampak konflik di Timur Tengah antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran.
"Saya pastikan sampai Hari Raya tidak ada kenaikan BBM subsidi. Untuk BBM non-subsidi, harga mengikuti mekanisme pasar sesuai peraturan," jelasnya.
Menteri ESDM menambahkan, stok BBM dan elpiji untuk kebutuhan masyarakat selama Lebaran 2026 dipastikan aman. "Insya Allah semua aman, termasuk elpiji, meski dinamika global sedang terjadi di Timur Tengah," tegas Bahlil.
Dengan langkah ini, pemerintah berupaya menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus mengantisipasi lonjakan permintaan selama arus mudik dan mudik balik Lebaran.*