BREAKING NEWS
Rabu, 11 Maret 2026

Rupiah Sempat Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Dimaki Netizen di TikTok

Nurul - Rabu, 11 Maret 2026 15:08 WIB
Rupiah Sempat Tembus Rp17.000 per Dolar AS, Menkeu Purbaya Mengaku Dimaki Netizen di TikTok
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: infobanknews)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mendapat banyak kritik dari warganet di media sosial setelah nilai tukar rupiah sempat menyentuh level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat pada awal pekan ini.

Purbaya mengatakan pelemahan rupiah tersebut dipengaruhi oleh tekanan global, terutama akibat meningkatnya ketegangan geopolitik internasional.

"Di TikTok saya dimaki-maki orang, 'Hey Pak Purbaya, Menteri Keuangan kerjanya apa saja, rupiah dilihatin'," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga:

Menurut dia, penilaian terhadap kondisi rupiah tidak bisa hanya melihat level nilai tukar semata. Pemerintah juga harus membandingkan tingkat pelemahan rupiah dengan mata uang negara lain.

Purbaya menyebut nilai tukar rupiah tercatat terdepresiasi sekitar 0,3 persen terhadap dolar Amerika Serikat sejak pecahnya konflik di kawasan Timur Tengah. Angka tersebut dinilai relatif lebih baik dibandingkan sejumlah negara di kawasan.

Ia menyebut mata uang negara seperti Malaysia dan Thailand mengalami tekanan yang lebih besar dalam periode yang sama.

"Jadi bukan hanya melihat levelnya saja, tetapi seberapa besar pelemahannya. Dari situ kita masih relatif lebih baik," ujar dia.

Purbaya menilai stabilitas rupiah masih didukung oleh fundamental ekonomi nasional yang dinilai cukup kuat. Ia juga menyebut kebijakan fiskal dan moneter pemerintah dinilai masih mampu menjaga kepercayaan pasar.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah tetap optimistis kinerja pasar keuangan nasional akan membaik dalam beberapa waktu ke depan.

Menurut Purbaya, jika fundamental ekonomi terus terjaga, maka pasar saham domestik berpotensi kembali menguat.

"Kalau fundamental ekonomi terus baik, otomatis saham akan naik lagi ke level yang lebih baik," kata dia.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Wamenkum Eddy Hiariej Tegaskan Pasal Penghinaan Presiden Bukan untuk Bungkam Kritik Publik
Dokter Richard Lee Pilih Live TikTok, Mangkir Panggilan Polisi
Sebelum Ditahan, Dokter Richard Lee Dicecar 29 Pertanyaan Penyidik Polda Metro Jaya
Prabowo Terima Semua Masukan dan Kritik dari Mantan Presiden dan Wapres, Persatuan Jadi Fokus Utama
Jangan Biarkan Kerja Kotor Oknum Mencoreng Kepemimpinan Presiden
Menteri Purbaya Dapat Gift di TikTok, KPK Sarankan Laporkan Jika Ragu
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru