Prabowo Kunjungi RSUD Bekasi, Jenguk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
BEKASI Presiden Prabowo Subianto mengunjungi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Sela
PERISTIWA
JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memimpin sidang debottlenecking untuk membahas berbagai hambatan investasi dan operasional sejumlah perusahaan besar di Indonesia, Jumat (13/3/2026).
Dalam rapat tersebut, Purbaya menyoroti tiga persoalan utama, mulai dari perizinan impor, proses penerbitan standar produk, hingga konflik pengelolaan lahan yang dinilai menghambat investasi.
Agenda pertama membahas kendala yang dihadapi PT Samator Indo Gas Tbk terkait izin impor dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.Baca Juga:
Purbaya menjelaskan bahwa barang milik perusahaan tersebut sudah tiba di Indonesia, namun izin dari kementerian terkait belum diterbitkan. Ia memastikan persoalan ini akan diselesaikan dalam waktu singkat.
"Barangnya sudah datang tapi izin dari perdagangan belum keluar. Tapi itu akan dibereskan dalam waktu singkat. Saya pikir sebelum Senin juga selesai," kata Purbaya usai rapat.
Ia menyebut pemerintah akan mengirim tim untuk berdiskusi langsung dengan Kementerian Perdagangan guna mempercepat penyelesaian masalah tersebut.
Dalam agenda kedua, Purbaya menyoroti lamanya proses penerbitan Standar Nasional Indonesia yang menurutnya bisa memakan waktu hingga lebih dari satu tahun.
Ia meminta Kementerian Perindustrian Republik Indonesia memperjelas Service Level Agreement (SLA) agar pelaku usaha mengetahui batas waktu yang jelas dalam setiap tahap proses sertifikasi.
Menurut Purbaya, ketidakjelasan waktu penyelesaian SNI dapat menimbulkan ketidakpastian bagi dunia usaha.
"Kalau kita lihat rata-rata setahun lebih. Harusnya kelamaan itu," ujarnya.
Agenda ketiga menjadi pembahasan paling alot. Kasus yang melibatkan PT Galang Bumi Industri ternyata bukan sekadar persoalan perizinan, melainkan menyangkut konflik kewenangan pengelolaan lahan.
Persoalan ini melibatkan BP Batam dan pihak lain yang disebut memiliki klaim terhadap pengelolaan tanah di kawasan tersebut.
Purbaya mengaku cukup terkejut setelah mengetahui masalah tersebut lebih kompleks dari yang diperkirakan.
"Kalau izin saja kan gampang. Rupanya ada fondasi yang lebih bawah lagi, lebih dalam lagi. Siapa yang mengelola tanah di sana?" ujarnya.
Ia meminta kejelasan kebijakan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia terkait status pengelolaan lahan agar investor tidak dirugikan akibat ketidakpastian regulasi.
Purbaya menegaskan pemerintah harus segera mengambil keputusan dalam waktu dua minggu agar masalah ini tidak berlarut-larut.
"Kita harus memastikan posisi yang diambil pemerintah bisa dijalankan dengan baik," katanya.*
(in/ad)
BEKASI Presiden Prabowo Subianto mengunjungi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur, Sela
PERISTIWA
JAKARTA Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengerahkan tim investigasi untuk mengusut kecelakaan kereta api yang melibatkan
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Tim Opsnal Satnarkoba Polres Tanjung Jabung Timur menangkap seorang pria yang diduga sebagai kurir narkotika jenis
HUKUM DAN KRIMINAL
TANJUNG JABUNG TIMUR Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Desa Sungai Toman, Kecam
HUKUM DAN KRIMINAL
ST. PETERSBURG Presiden Rusia, Vladimir Putin, menyatakan komitmennya untuk mendukung Iran di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik
INTERNASIONAL
HOUSTON Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan awal pekan seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap perkembangan geopol
EKONOMI
JAKARTA Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, bertemu Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, dan menyepakati pemb
NASIONAL
JAKARTA Indonesia masih bergantung pada impor liquefied petroleum gas (LPG) untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pemerintah mencatat k
EKONOMI
JAKARTA Dua pejabat ekonomi pemerintah menyampaikan pandangan berbeda terkait kondisi pasar modal Indonesia. Menteri Keuangan, Purbaya Y
EKONOMI
JAKARTA Manajemen Green SM Indonesia akhirnya buka suara terkait insiden kecelakaan kereta antara KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasi
PERISTIWA