BREAKING NEWS
Selasa, 17 Maret 2026

Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran MBG 2026 Tak Akan Dipangkas

Adam - Selasa, 17 Maret 2026 17:58 WIB
Menkeu Purbaya Pastikan Anggaran MBG 2026 Tak Akan Dipangkas
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026 tidak akan dipangkas, meski ada potensi penyesuaian anggaran akibat ketegangan geopolitik yang mempengaruhi ekonomi global.

Purbaya menegaskan bahwa kondisi keuangan negara saat ini masih stabil, sehingga alokasi anggaran untuk MBG tetap sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

"Masih aman," ujar Purbaya saat ditemui di Pasar Beringharjo, Kota Yogyakarta, pada Senin (17/3/2026).

Baca Juga:

Purbaya memastikan bahwa pelaksanaan program MBG akan terus diperbaiki dan dioptimalkan untuk memastikan bahwa manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, juga menyampaikan hal yang serupa.

Menurutnya, anggaran untuk program MBG tetap sesuai dengan pagu yang telah disepakati dalam APBN 2026, dan tidak ada perubahan signifikan yang akan dilakukan.

"Ya, sementara kita masih tetap dengan yang ada, terutama yang sudah ditetapkan dengan undang-undang APBN," kata Dadan, Senin (16/3/2026), usai mengikuti rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Ia mengungkapkan bahwa meskipun ada pembahasan mengenai harmonisasi anggaran dalam rapat tersebut, keputusan yang diambil adalah mempertahankan alokasi anggaran untuk MBG.

Sementara itu, situasi ekonomi global yang semakin dinamis akibat eskalasi ketegangan di Timur Tengah, terutama dengan serangan terhadap Iran yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat, memicu lonjakan harga minyak mentah dunia.

Hal ini dapat berdampak pada APBN, terutama dalam hal subsidi energi dan anggaran negara lainnya.

Namun, Dadan menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada perubahan dalam alokasi anggaran untuk MBG, dan pemerintah akan terus memantau perkembangan situasi ekonomi internasional dengan cermat.

Program Makan Bergizi Gratis, yang telah menjadi salah satu program sosial utama pemerintah untuk membantu masyarakat miskin dan rentan, akan tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana yang telah disusun.

Purbaya juga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memantau dan mengevaluasi efektivitas program tersebut agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

"Kita akan pastikan pelaksanaannya jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya," ujar Purbaya, menambahkan bahwa program MBG akan lebih optimal ke depannya, meskipun tantangan ekonomi global terus berkembang.

Seiring dengan itu, pemerintah terus berkoordinasi dengan kementerian terkait dan instansi lainnya untuk memastikan bahwa program-program sosial berjalan dengan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.*


(km/ad)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menakar Wacana Utusan Khusus Presiden Kawal BUMN
Istana Rencanakan Pemotongan Gaji Menteri hingga DPR untuk Hadapi Krisis Ekonomi Global
DPR Soroti Kualitas Gizi Program MBG, Usai Pegawai SPPG Purbalingga Sebut 'Rakyat Jelata Kurang Bersyukur' di Media Sosial
Ali Ahmad: Pemotongan Gaji Menteri dan DPR Simbol Kepemimpinan yang Bertanggung Jawab
BGN Hentikan Sementara Program Makan Bergizi Gratis, Klaim Hemat Anggaran Rp 5 Triliun
Jamintel Optimalisasi Program Jaga Desa untuk Minimalisir Risiko Hukum Aparatur Desa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru