BREAKING NEWS
Sabtu, 16 Mei 2026

Produksi Beras Nasional Januari-Mei 2026 Turun 380 Ribu Ton, BPS Catat Penurunan Luas Panen

Nurul - Rabu, 01 April 2026 14:40 WIB
Produksi Beras Nasional Januari-Mei 2026 Turun 380 Ribu Ton, BPS Catat Penurunan Luas Panen
ilustrasi beras. (Foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Produksi beras nasional diperkirakan mengalami penurunan sepanjang Januari-Mei 2026.

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan produksi beras mencapai 16,57 juta ton, turun sekitar 380 ribu ton atau 2,22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, menjelaskan penurunan ini erat kaitannya dengan melemahnya produksi padi (gabah kering giling/GKG) akibat penurunan luas panen awal tahun.

Baca Juga:

"Produksi beras sepanjang Januari-Mei 2026 diperkirakan mencapai 16,57 juta ton, mengalami penurunan sebesar 2,22 persen dibanding periode yang sama tahun 2025," ujar Ateng dalam konferensi pers, Rabu (1/4/2026).

Secara rinci, produksi padi sepanjang Januari-Mei 2026 diperkirakan 28,77 juta ton GKG, turun 2,22 persen secara tahunan.

Meski Februari 2026 sempat mencatat kenaikan produksi padi hingga 5,05 juta ton GKG atau naik 27,41 persen secara tahunan, tren penurunan diperkirakan kembali muncul pada periode Maret-Mei 2026.

Potensi produksi padi pada tiga bulan itu diperkirakan mencapai 20,68 juta ton GKG, turun 11,12 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Ateng menambahkan, penurunan produksi tidak terlepas dari dinamika luas panen padi. Potensi luas panen Januari-Mei 2026 tercatat 5,35 juta hektare, turun 2,35 persen secara tahunan.

"Angka potensi ini masih dapat berubah tergantung kondisi pertanaman, misal serangan hama, banjir, kekeringan, atau perubahan waktu panen," jelasnya.

Penurunan ini menjadi sinyal penting bagi pemerintah dan petani untuk memperkuat strategi produksi dan distribusi pangan nasional.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Melemah, Terjual Rp 2,827 Juta per Gram pada 31 Maret 2026
Harga Emas Antam Turun Rp30 Ribu, Dijual Rp2,8 Juta per Gram
Mendagri Tito Karnavian Minta Pemkab Tapteng Percepat Pendataan Rumah Rusak Pascabencana
Harga Emas Batangan Antam Turun, Per Gram Rp2,943 Juta Menjelang Lebaran
Komitmen Jaga Infrastruktur, Bupati Batu Bara Tinjau Jembatan dan Pintu Air di Desa Air Hitam
Presiden Prabowo Sentil "Omon-omon" Program 3 Juta Rumah, Menteri Ara Siap Gebrak Perumahan Subsidi dengan Kebijakan Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru