BREAKING NEWS
Rabu, 27 Mei 2026

IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Tapi Ada Peluang Menguat!

Adelia Syafitri - Kamis, 02 April 2026 09:21 WIB
IHSG Melemah di Awal Perdagangan, Tapi Ada Peluang Menguat!
ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (2/4/2026).

Pada pukul 9:01 WIB, IHSG tercatat turun 31,32 poin atau 0,44%, dengan level 7.153,11.

Meskipun mengalami penurunan pada pembukaan, volume perdagangan mencapai 999 juta saham dengan nilai transaksi Rp572 miliar.

Baca Juga:

Tercatat, sebanyak 215 saham menguat, 212 saham melemah, dan 214 saham tidak bergerak.

Dalam analisis BRI Danareksa Sekuritas, penguatan IHSG didorong oleh sentimen positif global, terutama terkait dengan perkembangan di Timur Tengah.

Optimisme pasar meningkat seiring dengan pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai kemungkinan de-eskalasi konflik AS-Iran dalam dua hingga tiga minggu mendatang.

Hal ini memberi angin segar bagi investor yang berharap ketegangan geopolitik akan mereda dalam waktu dekat.

BRI Danareksa Sekuritas mencatat bahwa perkembangan di Timur Tengah, khususnya pernyataan Trump mengenai potensi gencatan senjata, menjadi faktor penting yang memengaruhi pergerakan IHSG.

Jika Iran mengonfirmasi keinginan untuk mengakhiri perang, sentimen positif ini diperkirakan akan mendominasi pasar dan mendukung penguatan indeks.

Secara teknikal, BRI Danareksa memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan penguatan dengan support di level 7.122 hingga 7.150, dan resistance pada kisaran 7.200 hingga 7.300.

Oleh karena itu, sejumlah saham seperti DEWA, VKTR, dan JPFA menjadi pilihan untuk perdagangan hari ini.

Saham-saham pilihan lainnya datang dari Phintraco Sekuritas yang juga mencermati de-eskalasi di Timur Tengah sebagai faktor utama yang berpotensi mendongkrak IHSG.

Di sisi teknikal, Phintraco Sekuritas memprediksi bahwa IHSG akan melanjutkan rebound dan dapat menguji level 7.200 hingga 7.300.

Saham-saham pilihan yang direkomendasikan antara lain MNCN, HRTA, JPFA, BUVA, dan CDIA.


Selain itu, analisis dari CGS International Sekuritas menunjukkan bahwa dengan menguatnya mayoritas indeks utama di Wall Street, optimisme pasar terhadap potensi penyelesaian konflik Timur Tengah akan menjadi katalis positif.

Namun, aksi net sell asing yang berlanjut kemarin dan melemahnya harga beberapa komoditas global diperkirakan dapat memberikan tekanan negatif bagi pasar.

Sementara itu, Panin Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguat, didorong oleh perbaikan tensi geopolitik dan penurunan harga minyak yang signifikan.

Harga minyak jenis Brent dan Nymex kini berada di level US$100-101/barel, yang memberikan sentimen positif bagi pasar saham.

Penguatan nilai tukar rupiah juga turut menambah optimisme pelaku pasar domestik.

Untuk perdagangan hari ini, saham-saham pilihan yang disarankan oleh Panin Sekuritas antara lain JPFA, MDKA, dan BBRI.

Sementara itu, investor juga dapat mempertimbangkan saham-saham seperti ARCI, MYOR, MDKA, dan BRMS yang menjadi rekomendasi dari CGS International Sekuritas.

Meskipun IHSG dibuka melemah, sentimen positif terkait dengan de-eskalasi konflik AS-Iran dan perkembangan pasar global diperkirakan akan memberikan peluang bagi indeks untuk melanjutkan penguatan.

Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap dinamika pasar, khususnya terkait dengan geopolitik yang masih menjadi faktor penentu pergerakan IHSG.*


(bb/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Menguat! 1 Gram Kini Sentuh Rp 2,92 Juta
Polres Pelabuhan Belawan Ungkap Kasus Perdagangan Bayi di Deli Serdang, Enam Tersangka Diamankan
Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Enam Pelaku Perdagangan Bayi di Deliserdang
IHSG Dibuka Menguat ke 7.172, Investor Respon Positif Sentimen Ekonomi
Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pembelian Dibatasi 50 Liter per Kendaraan
Wali Kota Medan Buka Musrenbang RKPD 2027, Targetkan Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru