BREAKING NEWS
Jumat, 17 April 2026

Harga Material Bangunan Diprediksi Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Kementerian PU Siapkan Penyesuaian Kontrak

Dharma - Kamis, 02 April 2026 16:46 WIB
Harga Material Bangunan Diprediksi Naik Imbas Konflik Timur Tengah, Kementerian PU Siapkan Penyesuaian Kontrak
Menteri PU Dody Hanggodo bersama jajaran Kementerian PU saat hadir di pertemuan hari Selasa (13/1). (Foto: Humas Otorita IKN)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, memperkirakan harga material konstruksi akan mengalami kenaikan seiring konflik di Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia dan fluktuasi nilai tukar.

Menurut Dody, sejumlah material yang berpotensi naik antara lain semen, besi, baja, dan aspal, yang sebagian masih bergantung pada impor.

Baca Juga:
"Sementara belum ada kenaikan, tetapi saya yakin nanti akan ada kenaikan," ujarnya di Kantor Kementerian PU, Kamis (2/4/2026).

Mengantisipasi kondisi tersebut, pemerintah berencana melakukan penyesuaian nilai kontrak terhadap proyek-proyek yang telah ditenderkan. Langkah ini diambil agar beban kenaikan harga bahan baku tidak sepenuhnya ditanggung oleh kontraktor.

"Mau tidak mau kita akan lakukan eskalasi kontrak. Tapi sejauh ini belum kita lakukan, pada saatnya kita akan sampaikan," kata Dody.

Selain itu, Kementerian PU juga mendorong optimalisasi penggunaan material lokal untuk mengurangi ketergantungan impor. Salah satu yang menjadi fokus adalah aspal, di mana sekitar 80 persen kebutuhan nasional masih dipenuhi dari impor.

Dody menyebut aspal Buton sebagai alternatif strategis untuk menggantikan aspal impor.

Saat ini, penggunaannya baru sekitar 4 persen dari total konsumsi nasional. Pemerintah menargetkan kontribusi aspal lokal mencapai 48 persen pada 2026, yang terdiri dari 30 persen aspal Buton dan 18 persen aspal minyak lokal.

"Kebijakan ini bukan hanya tentang mengganti material, tetapi bagaimana kita mampu berdiri di atas kaki sendiri dan memperkuat fondasi ekonomi nasional," ujarnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga stabilitas sektor konstruksi di tengah tekanan global, sekaligus memperkuat kemandirian industri dalam negeri.*

(oz/dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Korupsi Proyek Jalan Sumut: PPK BBPJN Heliyanto Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp300 Juta
KPK Kembali Geledah Rumah Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono di Indramayu, Temukan Dokumen Penting Terkait Kasus Suap
Bareskrim Tetapkan Eks Direktur PT DSI Tersangka Baru Kasus Penggelapan Dana Rp 2,4 Triliun, Dua Artis Diperiksa!
Polres Tapanuli Selatan Gelar Kenaikan Pangkat Pengabdian bagi Personel Berprestasi
Viral Isu Pemadaman Listrik Global 2 April 2026, Ini Penjelasan PLN
KPK Geledah Rumah Politikus PDIP Ono Surono Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru