BREAKING NEWS
Selasa, 07 April 2026

IHSG Dibuka Menguat di 7.009! Saham Big Caps Tembus Zona Hijau

Adam - Selasa, 07 April 2026 09:34 WIB
IHSG Dibuka Menguat di 7.009! Saham Big Caps Tembus Zona Hijau
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat ke level 7.009,38 pada Selasa (7/4/2026).

Kenaikan ini diikuti oleh saham-saham big caps seperti PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI), hingga PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI).

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG naik 0,29% atau 19,96 poin hingga pukul 09.02 WIB.

Baca Juga:

Sepanjang perdagangan pagi ini, IHSG bergerak di rentang 6.995,78–7.010,08.

Sebanyak 305 saham menguat, 117 saham terkoreksi, dan 226 saham stagnan, dengan kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp12.259,84 triliun.


Saham dengan kapitalisasi pasar jumbo yang memimpin penguatan dipimpin oleh TPIA, naik 2,26% menjadi Rp4.080 per saham, diikuti BYAN yang tumbuh 1,75% menjadi Rp10.200.

Sementara BREN naik 0,46% ke Rp4.380, PANI 0,33%, BBRI 0,30%, dan BBNI 0,27%.

Di sisi lain, saham yang melemah dipimpin PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) turun 1,29% menjadi Rp4.960, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) terkoreksi 0,95% ke Rp3.130 per saham.

Menurut Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, kenaikan IHSG ini merupakan technical rebound setelah tekanan aksi jual investor asing pada awal pekan.

"Hati-hati, jika indeks belum mampu menembus level 7.050, IHSG masih rentan terkoreksi hari ini," ujarnya.

BNI Sekuritas menetapkan support IHSG di level 6.850–6.900, dan resistance di 7.020–7.050.

Dari pasar global, Wall Street ditutup menguat tipis, dipimpin optimisme gencatan senjata antara AS dan Iran. S&P 500 naik 0,44%, Nasdaq 0,54%, dan Dow Jones 0,36%.

Pakistan disebut tengah menyusun kesepakatan 45 hari terkait pembukaan kembali Selat Hormuz, meski tensi tetap tinggi menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap infrastruktur vital Iran.

Investor juga mencermati data inflasi dari Filipina, Taiwan, serta keputusan suku bunga Bank Sentral Korea Selatan yang akan diumumkan akhir pekan ini, sementara pasar Asia bergerak variatif di tengah libur Paskah dan Festival Qingming.

Disclaimer: Berita ini disampaikan untuk informasi dan tidak mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.*


(bi/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Harga Emas Antam Naik Rp19.000/Gram! Buyback Ikut Menguat Hari Ini
Bupati Labuhanbatu Selatan Hadiri RUPS Bank Sumut 2025, Dorong Penguatan Modal dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah
Meski Turun, Inflasi Masih Mengintai! Ini Peringatan Mendagri
Tiket Pesawat Diprediksi Naik, Pemerintah Siapkan Sejumlah Kebijakan
Minyakita Tak Boleh Naik! Kemendag Minta Pelaku Usaha Tahan Harga
Pemerintah Siapkan Langkah Tingkatkan Pendapatan Negara, Fokus pada Pajak dan PNBP
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru