BREAKING NEWS
Jumat, 10 April 2026

Anggaran PU Dipotong Rp12,7 T, Menteri Dody Tegas: Nggak Takut, Sudah Pernah Lebih Parah

Nurul - Jumat, 10 April 2026 17:43 WIB
Anggaran PU Dipotong Rp12,7 T, Menteri Dody Tegas: Nggak Takut, Sudah Pernah Lebih Parah
Menteri PU Dody Hanggodo. (Foto: Reza Deny/HR)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tahun 2026 dipangkas sebesar Rp12,71 triliun. Pemangkasan ini membuat pagu anggaran turun dari Rp118,89 triliun menjadi Rp106,18 triliun.

Kebijakan tersebut mengacu pada surat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa Nomor S-181/MK.03/2026 tertanggal 1 April 2026.

Langkah ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga defisit APBN 2026 tetap terkendali di tengah kondisi global.

Baca Juga:

Menanggapi hal itu, Menteri PU Dody Hanggodo mengaku tidak khawatir dengan pemangkasan anggaran tersebut.

"Saya ini dulu pernah diefisiensi jauh lebih parah daripada ini. Jadi saya nggak pernah takut," kata Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Dody menilai efisiensi anggaran memiliki tujuan untuk mengalihkan dana dari program yang kurang berdampak agar bisa dimanfaatkan lebih optimal bagi masyarakat.

Ia juga menyinggung pengalaman pada 2025, saat anggaran kementeriannya dipangkas hingga Rp81 triliun. Menurutnya, kondisi tersebut tetap bisa diatasi dengan baik.

"Kalau saya disuruh kerja tapi nggak ada duit, ya saya minta. Pengalaman 2025 menunjukkan itu bisa dikerjakan dengan mudah," ujarnya.

Dody memastikan tidak akan melakukan negosiasi ulang terkait besaran pemangkasan anggaran dengan Kementerian Keuangan.

"Saya nggak ada rencana untuk bertemu dengan Pak Purbaya, sudah cukup. Kita punya pengalaman 2025, aman," tegasnya.

Sebagai strategi, Kementerian PU akan mendorong pembangunan Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM). Melalui pendekatan ini, pembiayaan hingga perawatan proyek dapat dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

"Dalam kondisi ekonomi seperti sekarang, infrastruktur berbasis masyarakat bisa memberi harapan lebih cerah, terutama bagi masyarakat bawah," pungkasnya.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Desak Negara Hadir Lindungi Hajatan Warga dari Premanisme
Turjawali Samapta Polresta Denpasar Lakukan Patroli Dialogis di Lapangan Renon, Pastikan Keamanan Masyarakat Tetap Terjaga
Polresta Denpasar Siap Tangani Ancaman Kamtibmas, Gelar Pengecekan Sarana dan Prasarana
Kapolres Tapanuli Selatan Terima Audiensi JMSI Tabagsel, Bahas Penguatan Peran Media
Upaya Satgas Lingkungan: Bhabinkamtibmas Padangsambian Kaja Pantau Proses Pengelolaan Sampah di PDU
Kakanwil Kemenkum Bali Apresiasi Sinergi dengan Polresta Denpasar dalam Sosialisasi KUHP dan KUHAP
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru