BREAKING NEWS
Rabu, 15 April 2026

Bahlil Negosiasi Pembelian Minyak Mentah dan LPG dari Rusia, Bahas Ketahanan Energi

Adelia Syafitri - Selasa, 14 April 2026 18:59 WIB
Bahlil Negosiasi Pembelian Minyak Mentah dan LPG dari Rusia, Bahas Ketahanan Energi
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kanan) bertemu dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev (kiri) di Rusia, Selasa (14/4/2026). (foto: Dok. Kementerian ESDM)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan negosiasi pembelian minyak mentah dan liquefied petroleum gas (LPG) dari Rusia dalam pertemuan dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev di Rusia, Selasa, 14 April 2026.

Bahlil mengatakan pembahasan tersebut menghasilkan kesepakatan awal yang dinilai positif, terutama terkait penambahan pasokan minyak mentah dan LPG untuk kebutuhan dalam negeri.

"Alhamdulillah kita mendapatkan hasil yang cukup baik di mana kita bisa mendapatkan cadangan crude untuk kita tambah. Di samping itu juga kita akan bisa mendapatkan LPG," kata Bahlil dalam keterangan resminya.

Baca Juga:

Dalam pertemuan itu, Rusia menyatakan kesiapan untuk mendukung ketahanan energi Indonesia melalui suplai minyak, gas bumi, serta pengembangan fasilitas penyimpanan (storage).

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah perusahaan energi Rusia, antara lain Rosneft, Ruschem, Zarubezhneft, dan Lukoil.

Bahlil menjelaskan kerja sama dengan Rusia akan dilakukan melalui dua skema, yakni government to government (G2G) dan business to business (B2B), yang ditujukan untuk memastikan kepastian pasokan energi, khususnya minyak mentah dan LPG.

Selain itu, Indonesia juga membuka peluang kerja sama di bidang pengembangan penyimpanan minyak mentah, pasokan jangka panjang energi, hingga penjajakan teknologi nuklir dan sektor mineral.

"Kita ingin semua ini memberikan kepastian bagi ketahanan energi nasional," ujarnya.

Bahlil menilai Rusia merupakan mitra strategis dalam sektor energi karena kapasitas produksinya yang besar serta pengalaman panjang dalam industri minyak dan gas.

Ia menyebut kerja sama ini menjadi bagian dari upaya menghadapi dinamika pasar energi global yang tidak stabil.

Sementara itu, Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev menyatakan kesiapan negaranya untuk memperkuat kerja sama dengan Indonesia, termasuk dalam penyediaan minyak dan gas, pengembangan infrastruktur energi, hingga potensi pembangkit listrik tenaga nuklir.

"Sebagai mitra strategis, kami siap berkolaborasi," kata Tsivilev.

Pemerintah Indonesia menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan energi nasional melalui diversifikasi sumber pasokan energi global.*


(at/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Indonesia Bakal Perkuat Kerja Sama dengan Rusia, Prabowo Dorong Kesepakatan di Berbagai Sektor Strategis
HUT ke-78 Sumut, Pemprov Angkat Tema “Satu Kolaborasi Sejuta Energi” untuk Percepatan Pembangunan
Indonesia dan Rusia Bahas Kerja Sama Energi, Fokus pada Kilang Minyak dan Energi Bersih
Halal Bihalal di Banda Aceh, Kapolda Soroti Solidaritas Polri dan Program Kesejahteraan Purnawirawan
Pertemuan Prabowo dan Putin di Kremlin Hasilkan Kerja Sama Energi, Antariksa hingga Pendidikan
Prabowo Tiba di Paris Usai Pertemuan Panjang dengan Putin, Siap Bertemu Presiden Macron
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru