BREAKING NEWS
Minggu, 26 April 2026

Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Serapan Tenaga Kerja Capai 706 Ribu Orang

Adam - Minggu, 26 April 2026 07:01 WIB
Realisasi Investasi Kuartal I-2026 Tembus Rp498,79 Triliun, Serapan Tenaga Kerja Capai 706 Ribu Orang
Presiden RI Prabowo Subianto menerima laporan dari Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Roeslani di Kompleks Istana, Jakarta, Selasa (21/6/2026).(Foto: Sekretariat Presiden RI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I-2026 tercatat mencapai Rp498,79 triliun. Angka tersebut melampaui target pemerintah dengan capaian 100,36 persen dan turut berdampak pada penyerapan 706.569 tenaga kerja baru di berbagai sektor.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyebut capaian tersebut menunjukkan bahwa iklim investasi nasional terus menunjukkan tren positif dan semakin berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja.

Capaian investasi ini juga mendapat apresiasi dari kalangan masyarakat, termasuk organisasi kepemudaan. Ketua Milenial Muslim Bersatu (MMB) Khairul Anam menilai pertumbuhan investasi yang diikuti peningkatan serapan tenaga kerja sebesar 18,93 persen menjadi bukti efektivitas kebijakan hilirisasi pemerintah.

Baca Juga:

"Kami melihat investasi tidak lagi sekadar angka, tetapi benar-benar membuka kesempatan kerja bagi generasi muda sesuai arahan Presiden Prabowo. Ini memberikan optimisme bahwa masa depan ekonomi Indonesia semakin kuat," kata Anam, Sabtu (25/4/2026).

Ia juga menilai bahwa kebijakan yang dijalankan Kementerian Investasi di bawah Rosan Roeslani telah sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat sektor-sektor yang mampu menyerap tenaga kerja secara luas.

Menurutnya, momentum ini penting bagi generasi muda untuk memperoleh akses pekerjaan yang lebih berkualitas di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Selain itu, pemerataan investasi antara wilayah Jawa dan luar Jawa juga menjadi sorotan positif. Distribusi modal yang lebih merata dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengurangi laju urbanisasi.

"Pemerataan investasi penting agar peluang kerja tidak hanya terpusat di kota besar. Ini membuka kesempatan bagi anak muda di daerah untuk berkembang," ujarnya.

Pemerintah sendiri menargetkan tren positif investasi ini dapat terus berlanjut hingga akhir tahun untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional dan perluasan lapangan kerja di berbagai sektor.*

(mt/dh)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dana Rp4,2 Miliar Tak Kembali Sejak 2009, Nasabah Geruduk BNI Cabang Pematangsiantar
Prabowo Bertemu CEO Danantara di Hambalang, Bahas Percepatan Hilirisasi dan Masuknya Investor Baru
Pemekaran atau Perluasan Beban?
Belajar Investasi Sejak Dini, Siswa SMA Labschool Unesa 1 Dibekali Literasi Pasar Modal oleh Praktisi Sekuritas
Tanjungbalai Dapat Apresiasi Mendagri atas Tata Kelola Keuangan di Musrenbang RKPD Sumut 2027
Literasi Sumut Meningkat, Masuk 10 Besar Nasional!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru