Menteri Koperasi Ferry Juliantono, saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XV Tahun Buku 2025 KSP TLM Indonesia di Kupang, Sabtu (25/4/2026) malam. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
KUPANG - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mendorong Koperasi Simpan Pinjam Tanaoba Lais Manekat (KSP TLM) Indonesia untuk mengambil peran strategis dalam mendampingi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hal itu disampaikan Ferry saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-XV Tahun Buku 2025 KSP TLM Indonesia di Kupang, Sabtu (25/4/2026) malam. Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi kinerja KSP TLM yang dinilai berhasil menjadi model koperasi modern di daerah.
"KSP TLM menunjukkan koperasi masih menjadi andalan ekonomi rakyat di era modern," kata Ferry.
Berdasarkan laporan kinerja, KSP TLM mencatatkan pertumbuhan signifikan dengan total aset mencapai Rp1,38 triliun serta pendapatan usaha sebesar Rp380,97 miliar. Jumlah anggota koperasi juga meningkat tajam hingga mencapai 340.117 orang.
Ferry menegaskan, keberhasilan tersebut menunjukkan koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi dari wilayah pinggiran, termasuk di NTT.
Ia kemudian mendorong KSP TLM untuk terlibat aktif dalam penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menjadi program strategis nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Di NTT sendiri, pemerintah tengah membangun 1.399 unit KDKMP, dengan sekitar 40 unit di antaranya telah rampung. Koperasi tersebut akan disinergikan dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena turut mengapresiasi KSP TLM yang disebut sebagai salah satu koperasi terbaik di daerah tersebut. Namun ia mengingatkan perlunya pengembangan usaha ke sektor produktif agar koperasi tidak hanya bergerak di simpan pinjam.
Sementara itu, Direktur Utama KSP TLM Indonesia Zelsy N. W. Pah menyatakan pihaknya siap melakukan transformasi bisnis, termasuk ekspansi ke Bali dan Sulawesi Tengah serta penguatan layanan digital koperasi.
Ia juga menyebut mayoritas anggota koperasi adalah perempuan yang dinilai memiliki kedisiplinan tinggi dalam pengelolaan keuangan.*
(dh)
Editor
: Dharma
Menkop Dorong KSP TLM Dampingi Koperasi Merah Putih di NTT, Aset Tembus Rp1,38 Triliun