Ilustrasi -- Pegawai menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Bank Syariah Indonesia, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/1/2026).(Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat pada akhir perdagangan Rabu (6/5/2026). Rupiah tercatat naik 36 poin atau sekitar 0,21 persen ke level Rp17.387 per dolar AS.
"Pasar merespons positif potensi kesepakatan damai, meski detailnya belum jelas," ujar Ibrahim dalam risetnya.
Trump sebelumnya menyatakan akan menghentikan sementara operasi pengawalan kapal di Selat Hormuz, seiring kemajuan menuju kesepakatan komprehensif dengan Iran. Meski demikian, blokade terhadap pelabuhan Iran disebut tetap berjalan.
Dari sisi domestik, sentimen positif juga datang dari pemerintah. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia menunjukkan percepatan pertumbuhan pada kuartal I 2026.
Pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,61 persen dinilai menjadi sinyal perbaikan kinerja ekonomi nasional. Pemerintah pun berkomitmen menjaga momentum tersebut melalui kebijakan lanjutan dan penguatan koordinasi dengan Bank Indonesia.
Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan paket stimulus tambahan guna mendorong aktivitas ekonomi dan menjaga kepercayaan pasar.
Meski demikian, sejumlah pelaku pasar masih mencermati berbagai indikator ekonomi, termasuk Indeks Keyakinan Konsumen yang mengalami penurunan pada Maret 2026.
Ke depan, Ibrahim memprediksi pergerakan rupiah masih akan fluktuatif dan berpotensi melemah dalam kisaran Rp17.380 hingga Rp17.420 per dolar AS.*
(oz/dh)
Editor
: Nurul
Rupiah Naik 36 Poin ke Rp17.387 per Dolar AS, Dipicu Optimisme Pasar Global dan Ekonomi RI