BREAKING NEWS
Sabtu, 01 Agustus 2026

Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengamat: Dampaknya Belum Dirasakan Merata oleh Masyarakat

gusWedha - Kamis, 07 Mei 2026 13:43 WIB
Ekonomi Tumbuh 5,61 Persen, Pengamat: Dampaknya Belum Dirasakan Merata oleh Masyarakat
Wakil Rektor Universitas Paramadina, Handi Risza. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Program Makan Bergizi Gratis berhasil mendorong konsumsi rumah tangga dan aktivitas ekonomi pada sektor terkait," ujarnya.

Meski demikian, Handi mengingatkan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi tersebut masih dipengaruhi efek basis rendah atau low base effect dari tahun sebelumnya.

Ia juga menyoroti kontraksi ekonomi secara kuartalan sebesar 0,77 persen dibandingkan triwulan IV 2025.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan pola musiman setelah tingginya aktivitas ekonomi pada akhir tahun.

"Masih terdapat efek basis rendah pada pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026," katanya.

Handi menilai pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil masyarakat.

Ia menyebut pertumbuhan masih terkonsentrasi pada sektor tertentu sehingga manfaatnya belum merata.

"Meski ini menjadi pertumbuhan tertinggi dalam lima tahun terakhir dan termasuk salah satu yang tertinggi di G20, dampaknya belum sepenuhnya terasa di masyarakat," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar mewaspadai sejumlah risiko global, termasuk ketegangan geopolitik, potensi krisis energi, pelemahan mata uang, dan tekanan inflasi dunia.

"Kondisi geopolitik global masih tidak menentu. Perang dan krisis energi bisa memicu tekanan ekonomi lanjutan. Karena itu, perlu kewaspadaan dalam menjaga stabilitas ekonomi," kata Handi.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Istilah Guru Honorer Dihapus, Kini Jadi Guru Non-ASN
Abdul Mu’ti: Banyak Pemda Tak Sanggup Bayar Guru PPPK Paruh Waktu
Tak Mau Dana MBG Bocor, Kemendagri Minta Tata Kelola Diperbaiki: Harus Tepat Sasaran
Hampir 40 Ribu Anak di Papua Selatan Tak Sekolah, Gubernur Apolo: Ancaman Serius bagi Masa Depan
Ditjen PAS Sebut Sudah Ada 70 Dapur MBG di Lapas dan Rutan, Warga Binaan Ikut Dilibatkan
Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ke-48 ASEAN, Bahas Ketahanan Energi dan Geopolitik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru