Bahas Narkoba Hingga Asusila Kapolres Aceh Timur Turun Langsung 'Ngopi Bareng' Warga Peudawa
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menaruh perhatian serius pada akurasi data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemerintah menilai sinkronisasi data antarlembaga menjadi faktor penting agar program strategis nasional tersebut benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan tata kelola program MBG perlu terus diperbaiki seiring meluasnya cakupan penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, balita, hingga ibu hamil di berbagai daerah.Baca Juga:
Menurut dia, integrasi data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah instansi terkait diperlukan untuk memastikan penyaluran program berjalan tepat sasaran.
"MBG ini harus diperbaiki tata kelolanya agar tepat sasaran. Kita melihat data yang ada di BPS seperti apa target sasarannya, kelompok umurnya, dan siapa penerima manfaatnya. Data-data tersebut memang perlu diintegrasikan," kata Bima Arya di Kota Bogor, Rabu, 6 Mei 2026.
Bima menjelaskan pemerintah juga mengandalkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk memantau transparansi penggunaan anggaran di tingkat daerah.
Sistem tersebut digunakan untuk mengevaluasi perencanaan hingga pelaksanaan belanja publik.
Ia menegaskan SIPD menjadi instrumen penting agar alokasi anggaran daerah dapat dipantau secara ketat dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
"Setiap rupiah yang dialokasikan harus bisa dipastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga," ujarnya.
Selain membahas program MBG, Bima turut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi ancaman bencana akibat cuaca ekstrem, khususnya di kawasan penyangga Jakarta seperti Bogor dan sekitarnya.
Mantan Wali Kota Bogor itu mengusulkan pelembagaan aglomerasi sebagai wadah koordinasi antarpemerintah daerah dalam menyusun program mitigasi bencana secara bersama-sama.
Menurut dia, persoalan lingkungan dan kebencanaan tidak dapat diselesaikan secara parsial karena saling berkaitan antarwilayah.
ACEH TIMUR Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menggelar ngopi bareng bersama elemen masyarakat di Kecamatan Peudawa, Rabu (30/9/
NASIONAL
MEDAN Rumah Sakit Adam Malik Medan memperkuat layanan jantung dengan menghadirkan teknologi Pulse Field Ablation (PFA) untuk menangani pas
KESEHATAN
BOGOR Temuan hunian dengan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat sorotan media asing. Kasus t
NASIONAL
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan pada Rabu (30/9/2026) tercatat masuk kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif. Berdasarkan data peman
KESEHATAN
JAKARTA Ombudsman RI mengungkap dugaan pungutan liar (pungli) di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Jakarta Timur. Warga binaan disebut harus memb
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kolonel TNI Cba Harfan Bahar didakwa memesan narkotika jenis sabu dan ekstasi dari mantan pacarnya, Januwati. Dalam dakwaan disebutka
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. OK Saidin mengusulkan pembentukan Komite Integritas Riset Nasi
PENDIDIKAN
JAKARTA Pengamat politik Rocky Gerung menyoroti perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Presiden dan Wakil Presiden 2024 yang memp
POLITIK
LUBUK PAKAM Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kabupaten Deli Serdang tercatat sebesar 7,69 persen berdasarkan data Badan Pusat Statisti
EKONOMI
JAKARTA Penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) ditetapkan berkisar Rp6,3 juta hingga Rp8,3 juta per bulan. Pemerin
EKONOMI