Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi Diduga Terima Duit Suap Impor dan Cukai
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menaruh perhatian serius pada akurasi data penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemerintah menilai sinkronisasi data antarlembaga menjadi faktor penting agar program strategis nasional tersebut benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto mengatakan tata kelola program MBG perlu terus diperbaiki seiring meluasnya cakupan penerima manfaat, mulai dari anak sekolah, balita, hingga ibu hamil di berbagai daerah.Baca Juga:
Menurut dia, integrasi data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan sejumlah instansi terkait diperlukan untuk memastikan penyaluran program berjalan tepat sasaran.
"MBG ini harus diperbaiki tata kelolanya agar tepat sasaran. Kita melihat data yang ada di BPS seperti apa target sasarannya, kelompok umurnya, dan siapa penerima manfaatnya. Data-data tersebut memang perlu diintegrasikan," kata Bima Arya di Kota Bogor, Rabu, 6 Mei 2026.
Bima menjelaskan pemerintah juga mengandalkan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk memantau transparansi penggunaan anggaran di tingkat daerah.
Sistem tersebut digunakan untuk mengevaluasi perencanaan hingga pelaksanaan belanja publik.
Ia menegaskan SIPD menjadi instrumen penting agar alokasi anggaran daerah dapat dipantau secara ketat dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
"Setiap rupiah yang dialokasikan harus bisa dipastikan manfaatnya benar-benar dirasakan warga," ujarnya.
Selain membahas program MBG, Bima turut menyoroti pentingnya kolaborasi lintas daerah dalam menghadapi ancaman bencana akibat cuaca ekstrem, khususnya di kawasan penyangga Jakarta seperti Bogor dan sekitarnya.
Mantan Wali Kota Bogor itu mengusulkan pelembagaan aglomerasi sebagai wadah koordinasi antarpemerintah daerah dalam menyusun program mitigasi bencana secara bersama-sama.
Menurut dia, persoalan lingkungan dan kebencanaan tidak dapat diselesaikan secara parsial karena saling berkaitan antarwilayah.
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penerimaan aliran uang oleh pegawai Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (D
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Sejumlah pihak menanggapi kritik dari beberapa pengamat yang mendesak penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan alas
NASIONAL
JAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan alasan kenaikan pangkat Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya menjad
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan kebijakan penyesuaian biaya tambahan bahan bakar atau fuel surcharge untuk tarif p
EKONOMI
KAZAN Pemerintah Indonesia dan Rusia menyepakati penguatan kerja sama di sektor energi, mulai dari pengembangan pembangkit listrik tenaga
NASIONAL
JAKARTA Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa Jakarta masih berstatus sebagai ibu kota negara Republik Indonesia hingga diterbitkann
NASIONAL
BATU BARA Keluhan terhadap layanan ATM di BRI Unit Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, kembali mencuat. Nasabah menilai mesin ATM setor
PERISTIWA
JAKARTA Ombudsman Republik Indonesia menyoroti anggaran pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat senilai Rp27 miliar yang dikelola Ke
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang mencapai 5,61 persen pada triwulan I2026 me
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan korupsi terkait fasilitas pembiayaan dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indo
HUKUM DAN KRIMINAL