81 Tahun Merdeka, Perempuan Paramadina: Baru 17 Persen Perempuan Duduki Posisi Puncak Strategis
JAKARTA Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, perempuan dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan untuk mendapatkan ruang yang s
NASIONAL
JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (8/5/2026). Rupiah turun 49 poin ke level Rp17.382 per dolar AS di tengah sentimen global dan meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi utang pemerintah.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi situasi geopolitik global, khususnya konflik antara AS dan Iran yang kembali memanas.
Menurut Ibrahim, pasar sempat berharap adanya kesepakatan damai yang membuka kembali Selat Hormuz sebagai jalur utama distribusi minyak dan gas dunia. Namun harapan itu kembali terganggu setelah bentrokan antara kedua negara pecah lagi.Baca Juga:
"Pertempuran kembali pecah antara AS dan Iran, mengancam gencatan senjata yang rapuh dan menghancurkan harapan untuk kemajuan dalam pembukaan kembali Selat Hormuz," kata Ibrahim dalam risetnya.
Selain faktor geopolitik, pasar juga mencermati arah kebijakan suku bunga bank sentral AS atau The Fed. Sejumlah pejabat Federal Reserve disebut masih memberi sinyal berbeda terkait arah kebijakan moneter di tengah tingginya inflasi Amerika Serikat.
Di sisi lain, pelaku pasar kini menunggu data ketenagakerjaan AS yang diprediksi akan memengaruhi keputusan The Fed terkait suku bunga acuan.
Sementara dari dalam negeri, sentimen datang dari posisi utang pemerintah yang terus meningkat. Hingga 31 Maret 2026, total utang pemerintah tercatat mencapai Rp9.920,42 triliun atau setara 40,75 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Angka tersebut naik hampir tiga persen dibanding posisi Desember 2025 yang berada di level Rp9.637,9 triliun.
Pemerintah menyatakan pengelolaan utang dilakukan secara hati-hati dan terukur guna menjaga stabilitas fiskal serta mendukung pembiayaan APBN.
Meski rasio utang Indonesia masih berada di bawah batas aman internasional sebesar 60 persen terhadap PDB, sejumlah lembaga internasional mulai menyoroti rasio pembayaran bunga utang terhadap penerimaan negara.
Sampai kuartal I 2026, defisit APBN tercatat mencapai Rp240,1 triliun atau sekitar 0,93 persen terhadap PDB. Sementara realisasi pembiayaan utang mencapai Rp258,7 triliun.
Ibrahim memprediksi rupiah masih berpotensi bergerak fluktuatif pada perdagangan berikutnya dengan rentang Rp17.380 hingga Rp17.430 per dolar AS.*
(oz/dh)
JAKARTA Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, perempuan dinilai masih menghadapi sejumlah tantangan untuk mendapatkan ruang yang s
NASIONAL
KUTAI KARTANEGARA PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menggelar pemeriksaan kesehatan mata bagi pelajar sekolah dasar di wilayah Delta Mahak
KESEHATAN
NAGEKEO Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia akibat gempa magnitudo (M) 7,7 yang menggunc
PERISTIWA
JAKARTA Sebanyak 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional resmi dikukuhkan WakilWakil Presiden Gibran Ra
NASIONAL
JAKARTA Partai Gerindra menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto telah mencatat sejumlah capaian positif selama 21 bulan terakhir.
POLITIK
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan wacana pemberian kewarganegaraan ganda bagi talenta tertentu yang
NASIONAL
JAKARTA Presiden ke5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dipastikan tidak menghadiri upacara HUT ke81
NASIONAL
NUSANTARA Istana Wakil Presiden (Wapres) di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, telah rampung dibangun dan ditargetkan mulai dig
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat pusat 2026 di
NASIONAL
WONOSOBO Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&039ti memastikan pemerintah menyiapkan bantuan bagi sekolah dan
NASIONAL