BREAKING NEWS
Minggu, 27 September 2026

IHSG Dibuka Turun 0,76 Persen di Awal Pekan, Tekanan Jual Asing Masih Berlanjut

Adelia Syafitri - Senin, 11 Mei 2026 09:59 WIB
IHSG Dibuka Turun 0,76 Persen di Awal Pekan, Tekanan Jual Asing Masih Berlanjut
ilustrasi - IHSG dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). (Foto: katadata)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (11/5/2026). Tekanan jual dari investor asing serta sentimen global membuat pergerakan pasar saham domestik kembali terkoreksi.

Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 09.34 WIB, IHSG turun 52,930 poin atau 0,76 persen ke level 6.916,465 dari posisi pembukaan di angka 6.959,943.

Mayoritas saham tercatat berada di zona merah. Sebanyak 452 saham mengalami pelemahan, sementara 179 saham menguat dan 101 saham lainnya stagnan.

Baca Juga:

Nilai transaksi perdagangan pagi ini tercatat mencapai Rp4,870 triliun dengan volume perdagangan sekitar 10,065 miliar saham.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, mengatakan IHSG masih memiliki peluang rebound teknikal jangka pendek meski tetap rawan mengalami koreksi lanjutan.

"IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke area 7.070 hingga 7.130, namun masih rentan kembali terkoreksi sehingga investor disarankan memanfaatkan momentum untuk sell on high," ujarnya dalam riset harian.

Fanny memperkirakan level support IHSG berada di kisaran 6.650 hingga 6.850. Sedangkan level resistance diproyeksikan berada pada area 7.070 hingga 7.130.

Pada perdagangan sebelumnya, Jumat (8/5/2026), IHSG ditutup melemah 2,86 persen dengan aksi jual bersih atau net sell investor asing mencapai Rp485 miliar.

Beberapa saham yang paling banyak dilepas investor asing antara lain BMRI, BUMI, BREN, ADRO, dan DSSA.

Di sisi global, bursa saham Amerika Serikat justru ditutup menguat pada akhir pekan lalu. Penguatan dipicu kenaikan saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI), termasuk Nvidia dan Sandisk.

Indeks S&P 500 naik 0,84 persen, Nasdaq melonjak 1,71 persen, sementara Dow Jones Industrial Average menguat tipis 0,02 persen.

Namun tekanan masih membayangi pasar Asia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang memicu kekhawatiran investor global.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
IHSG Pekan Ini Diprediksi Bergerak Fluktuatif, Sentimen Royalti Tambang Jadi Sorotan
IHSG Naik Tipis 0,18 Persen Sepekan, Investor Asing Catat Beli Bersih Rp11,42 Triliun
IHSG Ditutup Turun Tajam ke Level 6.969 di Tengah Tekanan Mayoritas Sektor Saham
Rupiah Kembali Tertekan Imbas Geopolitik Global, Utang Pemerintah Nyaris Sentuh Rp10.000 Triliun
Sempat Hijau, IHSG Tiba-Tiba Masuk Zona Merah di Awal Perdagangan
IHSG Ditutup Menguat ke Level 7.174, Sentimen Positif Global Angkat Bursa RI
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru