BREAKING NEWS
Kamis, 30 Juli 2026

Purbaya Tegas: Selama Jadi Menkeu Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi di Indonesia

Dharma - Senin, 11 Mei 2026 11:57 WIB
Purbaya Tegas: Selama Jadi Menkeu Tak Akan Ada Tax Amnesty Lagi di Indonesia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anisa Indraini/detik)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah tidak akan lagi menerbitkan kebijakan pengampunan pajak atau tax amnesty selama dirinya menjabat sebagai bendahara negara.

Purbaya menyebut Indonesia sudah cukup dua kali menjalankan program tersebut, yakni pada 2016 dan 2022. Karena itu, ia menilai tidak ada lagi urgensi untuk mengulang kebijakan serupa.

"Selama saya menjabat Menteri Keuangan, saya tidak akan mengeluarkan tax amnesty, kecuali atas arahan Presiden Prabowo Subianto," kata Purbaya dalam press briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (11/5/2026).

Baca Juga:

Selain itu, Purbaya juga menegur Direktorat Jenderal Pajak (DJP) terkait isu rencana pemeriksaan ulang terhadap peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau tax amnesty jilid II. Ia menegaskan langkah tersebut tidak akan dilanjutkan demi menjaga kepastian hukum dan iklim investasi.

"Jadi itu tidak akan dilakukan lagi. Saya akan tegur DJP agar selalu menjaga iklim usaha dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat," ujarnya.

Purbaya menambahkan, seluruh kebijakan perpajakan yang berkaitan dengan dunia usaha kini akan dikonsolidasikan melalui Direktorat Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal (DJSEF) sebelum diumumkan secara resmi oleh Menteri Keuangan.

Meski demikian, ia memberi peringatan keras kepada peserta PPS terkait kewajiban repatriasi aset dari luar negeri. Pemerintah memberi tenggat waktu enam bulan bagi wajib pajak yang telah berkomitmen membawa asetnya ke dalam negeri namun belum merealisasikannya.

"Kalau sampai akhir tahun tidak dimasukkan, saya sikat. Saya kasih waktu enam bulan ke depan," tegasnya.*

(in/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Gibran Perkenalkan Program Kampung Haji, Disebut Bisa Permudah Layanan dan Tekan Biaya Jemaah
PDIP Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, Yusril Sebut Pemerintah Bersikap Pasif Menunggu DPR
Tanpa Tambah Utang Baru, Indonesia Butuh 20 Tahun untuk Melunasi Utang: Warisan Pahit bagi Anak Cucu Kita
Prabowo Sebut Banyak Negara Panik Krisis Pangan, Indonesia Klaim Sudah Swasembada dan dalam Kondisi Kuat
Prabowo Dorong Blue Ocean Economy, Target Bangun Ribuan Kampung Nelayan untuk Perkuat Ekonomi Pesisir Indonesia
Prabowo Targetkan 1.386 Kampung Nelayan Merah Putih Rampung Akhir 2026, Fokus Tingkatkan Kesejahteraan Pesisir
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru