BREAKING NEWS
Senin, 18 Mei 2026

IHSG Dibuka Melemah 3,71 Persen ke Level 6.474 pada Awal Perdagangan

Dharma - Senin, 18 Mei 2026 09:40 WIB
IHSG Dibuka Melemah 3,71 Persen ke Level 6.474 pada Awal Perdagangan
Ilustrasi. (foto: AI/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah dan terus tertekan pada perdagangan pagi, Senin, 18 Mei 2026.

Koreksi indeks bahkan menjadi yang terdalam di kawasan Asia, seiring meningkatnya tekanan jual di pasar keuangan domestik.

Baca Juga:

Pada pukul 09.30 WIB, IHSG berada di level 6.474 atau melemah 3,71 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelum libur panjang pekan lalu.

Sepanjang sesi pagi, indeks sempat menyentuh level terendah di 6.471 dan hanya sempat menguat tipis ke 6.631 sebagai posisi tertinggi.

Volume perdagangan tercatat mencapai 10,55 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp5,74 triliun. Tekanan jual mendominasi pergerakan pasar sejak awal sesi.

Seluruh sektor berada dalam tekanan, terutama saham barang baku yang terkoreksi 5,58 persen, diikuti sektor infrastruktur 3,77 persen, dan transportasi 3,16 persen.

Sektor perindustrian dan energi juga melemah masing-masing 2,61 persen dan 2,55 persen.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar turut menjadi penekan indeks.

Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) ambles 14,9 persen, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 14,8 persen, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) melemah 14,5 persen.

Di kawasan Asia, mayoritas bursa saham juga bergerak di zona merah.

Indeks TW Weighted (Taiwan), Hang Seng (Hong Kong), Nikkei 225 dan Topix (Jepang), PSEi (Filipina), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Straits Times (Singapura), KLCI (Malaysia), CSI 300, hingga Shanghai Composite tercatat melemah.

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah “Babak Belur” di Awal Perdagangan Hari Ini, Melemah ke Rp17.657 per Dolar AS
Harga Minyak Goreng dan Cabai Naik Hari Ini, Tapi Beras Justru Turun Drastis
Harga Emas Antam Turun ke Rp2,76 Juta per Gram, Ini Penyebabnya
Tak Hanya Jaga Keamanan, Polri Kini Aktif di Sektor Pertanian: Ini Kata Lemkapi
Harga Batu Bara Melonjak! Strategi India Ini Jadi Pemicu Utama
Tiket Pesawat Bisa Makin Mahal, AHY Ungkap Biang Keroknya
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru