BREAKING NEWS
Jumat, 22 Mei 2026

Luke Thomas Mahony Calon Bos PT DSI, Golkar: Bisa Putus Mata Rantai Kongkalikong Ekspor SDA

Nurul - Jumat, 22 Mei 2026 12:48 WIB
Luke Thomas Mahony Calon Bos PT DSI, Golkar: Bisa Putus Mata Rantai Kongkalikong Ekspor SDA
Luke Thomas Mahony. (Foto: LinkedIn)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, menanggapi rencana penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

Menurut Sarmuji, perusahaan yang akan mengelola ekspor komoditas sumber daya alam strategis tersebut membutuhkan figur yang memiliki kompetensi dan integritas tinggi.

"Kompetensi dan integritas adalah kunci karena PT DSI akan mengelola penjualan sumber daya yang sangat besar," kata Sarmuji kepada wartawan, Jumat, 22 Mei 2026.

Baca Juga:

Anggota Komisi VI DPR RI itu menilai penunjukan sosok profesional di luar jejaring bisnis dan politik dalam negeri berpotensi memperkecil praktik kolusi maupun konflik kepentingan dalam pengelolaan ekspor sumber daya alam.

Ia menduga Presiden Prabowo Subianto ingin memastikan tata kelola ekspor komoditas nasional berjalan lebih transparan dan akuntabel.

"Tujuannya agar tidak ada penyelewengan lagi. Presiden mungkin bermaksud memutus rantai kongkalikong yang melibatkan perkawanan," ujar Sarmuji.

Menurut dia, keberadaan Luke Thomas Mahony di posisi strategis tersebut dapat meminimalkan pengaruh relasi pertemanan yang selama ini kerap menjadi celah terjadinya praktik penyimpangan.

Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa Luke Thomas Mahony diproyeksikan memimpin PT DSI.

"Untuk saat ini, Luke Thomas," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026.

Rosan mengatakan pembentukan struktur PT DSI masih dalam tahap finalisasi.

Pihaknya juga akan meminta masukan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk kalangan dunia usaha dan asosiasi industri.

Menurut dia, Danantara akan menggelar serangkaian pertemuan dengan organisasi bisnis seperti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), asosiasi sawit, hingga pelaku industri pertambangan untuk menyerap masukan terkait pembentukan perusahaan tersebut.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kasus Ekspor Sawit Memanas, Kejagung Periksa Eks Dirjen Bea Cukai Askolani
Mabes TNI Berangkatkan 744 Prajurit ke Lebanon untuk Misi Perdamaian UNIFIL, Ini Pesan Keras Panglima Agus Subiyanto
Rupiah Kembali Loyo, Nyaris Tembus Level Rp17.700 per Dolar AS
IHSG Nyaris Tembus 6.000, BBCA hingga TPIA Jadi “Biang Kerok”
Harga Emas Antam Turun Rp12 Ribu Hari Ini, Buyback Ikut Melemah
Pembentukan BUMN Ekspor SDA Perlu Dikaji Ulang Secara Hati-hati
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru