BREAKING NEWS
Senin, 01 Juni 2026

Butuh Modal Usaha? Ini Syarat dan Tabel Angsuran KUR BNI 2026

Adelia Syafitri - Senin, 01 Juni 2026 08:34 WIB
Butuh Modal Usaha? Ini Syarat dan Tabel Angsuran KUR BNI 2026
BNI. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) BNI 2026 kembali dibuka untuk mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Melalui program ini, pelaku usaha dapat memperoleh akses pembiayaan dengan bunga rendah dan tenor yang fleksibel guna memperkuat modal kerja maupun investasi usaha produktif.

KUR BNI menjadi salah satu instrumen pemerintah bersama perbankan dalam mendorong pertumbuhan sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Baca Juga:

Dalam program KUR 2026, BNI menawarkan suku bunga sebesar 6 persen per tahun dengan plafon pinjaman yang bervariasi sesuai kebutuhan usaha.

Jangka waktu kredit juga cukup panjang, mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan atau lima tahun.

Salah satu plafon yang banyak diminati pelaku usaha adalah pinjaman sebesar Rp100 juta.

Dengan tenor yang fleksibel, debitur dapat menyesuaikan besaran cicilan dengan kemampuan arus kas usaha.

Berdasarkan simulasi angsuran KUR BNI 2026, pinjaman Rp100 juta memiliki rincian cicilan sebagai berikut:

Tenor 12 bulan: Rp8.606.643 per bulan
Tenor 24 bulan: Rp4.432.061 per bulan
Tenor 36 bulan: Rp3.042.194 per bulan
Tenor 48 bulan: Rp2.348.503 per bulan
Tenor 60 bulan: Rp1.933.280 per bulan

Dengan pilihan tenor yang lebih panjang, beban angsuran bulanan menjadi lebih ringan sehingga dapat membantu pelaku usaha menjaga stabilitas keuangan bisnisnya.

Syarat Pengajuan KUR BNI 2026

Untuk mengajukan KUR BNI 2026, calon debitur harus memenuhi sejumlah persyaratan, antara lain:

- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
- Memiliki usaha yang telah berjalan minimal enam bulan.
- Fotokopi e-KTP dan Kartu Keluarga (KK).
- Fotokopi surat nikah bagi yang telah menikah.
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau surat keterangan usaha dari pejabat berwenang.
- NPWP untuk pengajuan kredit di atas Rp50 juta.
- Dokumen agunan untuk pengajuan kredit di atas Rp100 juta.
- Tidak sedang menerima kredit produktif atau kredit program lain di luar KUR.

Meski demikian, pemohon yang masih memiliki Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), atau kartu kredit tetap dapat mengajukan KUR selama status kreditnya lancar.

Cara Pengajuan

Pengajuan KUR BNI dapat dilakukan secara online maupun langsung di kantor cabang BNI terdekat.

Untuk pengajuan online, calon debitur dapat mengakses laman resmi BNI, mengisi data diri dan data usaha, kemudian menunggu proses verifikasi dan survei lapangan dari pihak bank.

Sementara pengajuan secara langsung dilakukan dengan mendatangi kantor cabang BNI, membawa dokumen persyaratan, mengisi formulir pengajuan, dan mengikuti proses survei usaha serta wawancara.

Proses persetujuan kredit umumnya membutuhkan waktu sekitar tiga hingga tujuh hari kerja, tergantung hasil verifikasi dan kelengkapan dokumen yang disampaikan.

Program KUR BNI 2026 diharapkan dapat menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usaha, meningkatkan kapasitas produksi, maupun memperluas jaringan pemasaran tanpa terbebani biaya pinjaman yang tinggi.*


(di/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
DPR Ingatkan Risiko Monopoli di Balik Pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia
BGN Luruskan Tujuan MBG: Utamakan Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Sebelum Siswa Sekolah
Prabowo Impor Susu dan Daging Sapi dari Prancis, Macron Beri Apresiasi
Bima Arya Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Hadapi Indonesia Emas 2045
PT QMB New Energy Materials Raih TOP CSR Awards 2026, Program Pendidikan Bahodopi Diakui Nasional
Idul Adha, Momentum Menyembelih Sifat Kebinatangan demi Meraih Derajat Takwa
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru